PENGERTIAN YANG SALAH TENTANG KESELAMATAN

RENUNGAN HARIAN 1124 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian – Pengertian Yang Salah Tentang Keselamatan. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini adalah; Pengertian Yang Salah Tentang Keselamatan.

Saudaraku, kita harus memiliki pemahaman yang benar tentang keselamatan. Kenapa demikian?. Karena selama ini ada begitu banyak orang percaya yang memiliki pemahaman atau pengertian yang salah tentang keselamatan.

Banyak orang percaya selama ini sudah terlanjur memiliki pengertian yang salah tentang keselamatan di dalam Tuhan Yesus. Mereka menganggap keselamatan itu begitu murah, karena dikatakan sebagai anugerah dari Allah.

Padahal kalau kita mau belajar kebenaran firman Tuhan dengan benar, maka kita akan mengerti bahwa keselamatan itu tidak murah, apalagi murahan.

Hal ini bisa kita lihat dalam ungkapan Tuhan Yesus, saat orang-orang bertanya kepada-Nya, apakah sedikit saja orang yang akan di selamatkan?.

Lukas 13:22 – 24

13:22 Kemudian Yesus berjalan keliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa sambil mengajar dan meneruskan perjalanan-Nya ke Yerusalem.

13:23 Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: “Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?”

13:24 Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

Dari jawaban yang diberikan oleh Tuhan Yesus, kita bisa melihat ada sebuah penekanan bahwa untuk selamat, maka setiap orang harus sungguh-sungguh berjuang.

Tuhan Yesus katakan “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.”

Jawaban ini menunjukan bahwa, untuk memperoleh keselamatan, maka setiap orang harus berjuang. Berjuang disini artinya, kita harus hidup sesuai dengan standar kesucian dan kekudusan, seperti yang Allah Bapa di Sorga kehendaki.

Banyak orang percaya yang memandang keselamatan itu begitu murah atau begitu gampang, karena mereka melihat penjahat disamping Tuhan Yesus saja di selamatkan.

Pengertian Yang Salah Tentang Keselamatan

Renungan Harian Kriten: Pengertian Yang Salah Tentang Keselamatan | Renunganhariini.com

Disini kita harus jujur untuk melihat bahwa, penjahat di samping Tuhan Yesus itu bisa menerima keselamatan bukan sekedar karena ia berkata “Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.”  seperti yang ditulis di dalam;

Lukas 23:42 – 43

23:42 Lalu ia berkata: “Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja.”

23:43 Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

Kita harus melihat bahwa penjahat yang ada disamping Tuhan Yesus itu memiliki sebuah sikap hati yang sangat luar biasa, sehingga oleh Tuhan Yesus, penjahat ini dipandang layak menerima anugerah keselamatan.

Ada beberapa hal yang  perlu kita cermati, supaya kita bisa memahami, mengapa penjahat yang ada disamping Tuhan Yesus itu dipandang berkenan dihadapan Allah Bapa di Sorga.

Sesungguhnya ada dua penjahat disamping Tuhan Yesus yang saat itu ikut disalibkan, untuk menjalani hukuman yang harus mereka terima. Tetapi kenapa hanya satu penjahat yang diselamatkan oleh Tuhan Yesus?.

Hal yang pertama, penjahat yang mendapat belas kasihan Tuhan Yesus Kristus tersebut, dengan sikapnya, ia telah mengakui bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias, sang juruselamat yang berkuasa untuk menyelamatkan dirinya setelah berada di balik kematian.

Ungkapan yang keluar dari mulutnya menunjukan kalau ia percaya dengan sungguh-sungguh bahwa Tuhan Yesus adalah Raja yang akan memerintah di dunia yang akan datang dalam kekekalan nanti.

Hal yang kedua, yang perlu kita ingat adalah, saat Tuhan Yesus disalibkan, murid-murid Tuhan Yesus meninggalkan Tuhan Yesus, hal ini bisa dibuktikan juga dengan Petrus yang menyangkal Tuhan Yesus saat itu.

Dalam keadaan seperti yang dialamai oleh Tuhan Yesus, murid-murid-Nya bisa saja menyangsikan kemesiasan-Nya. Tetapi penjahat disamping Tuhan Yesus percaya benar bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias, dan ia sadar benar Tuhan Yesus tidak bersalah.

Hal itu bisa dibuktikan dalam perkataannya, saat penjahat yang lain berkata yang tidak pantas kepada Tuhan Yesus, tetapi penjahat yang menerima keselamatan itu berkata Tuhan Yesus tidak bersalah.

Lukas 23:39 – 41

23:39 Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: “Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!”

23:40 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: “Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?

23:41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah.”

Dari perkataan penjahat yang diselamatkan oleh Tuhan Yesus tergambar jelas bahwa ia adalah orang yang juga takut akan Allah. Hal tersebut bisa terlihat dari perkataannya;

“Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah.”

Orang yang memiliki hati yang takut akan Allah adalah orang yang percaya kepada Allah dengan sungguh-sungguh. Itu bisa tergambar dari tindakan penjahat yang menerima anugerah keselamatan tersebut.

Dari pernyataan-pernyataan yang disampaikan oleh penjahat yang ada disamping Tuhan Yesus itu, bisa kita lihat bahwa betapa ia menunjukan rasa hormatnya kepada Tuhan Yesus.

Jadi dapat dipatikan bahwa penjahat ini telah mengenal Tuhan Yesus jauh sebelum ia menerima hukuman penyaliban. Itulah yang membuat ia bisa membela Tuhan Yesus dengan berkata;

“Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah.”

Dari perkataannya menunjukan bahwa penjahat ini tidak memikirkan perkara-perkara yang fana, sebab ia begitu rela menerima hukuman tersebut. Berbeda dengan penjahat yang satunya lagi yang meminta supaya bisa diselamatkan dari kayu salib itu.

Tindakan dari penjahat yang diselamatkan oleh Tuhan Yesus tersebut menunjukan bahwa ia lebih mengutamakan mencari dan mendahulukan Kerajaan Allah.

Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Kiranya kebenaran ini membuat kita mengerti bahwa keselamatan yang kita terima di dalam Tuhan Yesus, harus tetap dikerjakan dengan takut dan gentar. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga : Akhir Perjalanan Hidup Orang Percaya

Renungan oleh Pdt. Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2017 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For PENGERTIAN YANG SALAH TENTANG KESELAMATAN