PENGIKUT KRISTUS HARUS MENJADI TELADAN

RENUNGAN HARIAN 2320 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian – Pengikut Kristus Harus Menjadi Teladan. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Pengikut Kristus Harus Menjadi Teladan.

Saudaraku, setiap orang percaya atau orang Kristen selama ini selalu dipandang sebagai pengikut Kristus. Persoalannya adalah kalau dikatakan kita ini pengikut Kristus, itu bukan berarti kita lalu merasa cukup dengan predikat kita sebagai orang Kristen atau orang percaya. Begitupun juga kita tidak boleh merasa cukup karena sudah menjadi anggota jemaat dari salah satu denominasi gereja.

Setiap orang percya yang telah memberi diri untuk terlibat dalam pelayanan pekerjaan Tuhan, juga tidak boleh merasa cukup karena sudah menjadi pelayan di salah satu denominasi gereja, misalnya menjadi majelis gereja, penatua, worship leader, singer, pemain musik, atau bahkan menjadi pendeta sekalipun. Kita tidak boleh merasa cukup dengan keadaan ini.

Kenapa demikian?. Sebab yang dimaksudkan dengan menjadi pengikut Kristus, itu berarti kita harus mengikuti gaya hidupnya Tuhan Yesus, atau dengan kata lain kita harus mengikuti jejak-Nya Tuhan Yesus. Jadi semua cara hidup Tuhan Yesus yang sudah ditunjukan selama Ia masih hidup di dunia ini, cara hidup seperti itulah yang harus nyata dalam kehidupan kita sebagai orang percaya. Firman Tuhan katakan di dalam;

Yohanes 13:15 sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.

Perhatikan kalimat “Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu.” Teladan Tuhan Yesus ini adalah gaya hidup yang dikehendaki oleh Allah Bapa di Sorga. Sebab apa yang Tuhan Yesus lakukan selama Ia ada di dunia ini, semuanya itu merupakan bentuk ketaatan Tuhan Yesus dalam menuruti kehendak Allah Bapa di Sorga.

Jika demikian, kalau selama ini kita hidup sebagai orang percaya tetapi kita tidak hidup sama seperti Tuhan Yesus telah hidup, atau kita tidak mengikuti jejak-Nya, maka kita tidak pantas disebut sebagai orang percaya atau pengikut Kristus. Saya katakan ini dengan jujur, apakah kita mau terima atau tidak, suka atau tidak suka, tetapi begitulah adanya.

Kalau kita berkata kita percaya, maka kita harus mengerti dengan benar percaya itu apa?. Percaya adalah penurutan akan kehendak Allah. Jadi kalau kita tidak menuruti apa yang Allah Bapa di Sorga kehendaki, sama seperti yang sudah dilakukan oleh Tuhan Yesus, maka itu sama dengan kita tidak percaya. Bila demikian, sebenarnya kita bukan pengikut Kristus. Jadi hidup kekristenan itu tidak mudah.

Pengikut Kristus Harus Menjadi Teladan

Renungan Harian Kristen : Pengikut Kristus Harus Menjadi Teladan | Renunganhariini.com

Orang percaya yang tidak sungguh-sungguh hidup sebagai pengikut Tuhan Yesus Kristus, dalam menuruti semua kehendak Allah Bapa di Sorga, maka dapat dipastikan ia adalah pengikut iblis. Sekali lagi saya harus katakan ini, suka atau tidak suka, kita harus menerima kenyataan ini. Sebab dalam hidup ini hanya ada dua opsi, Tuhan atau iblis, Sorga atau neraka, baik atau jahat.

Disinilah kita harus menyadari panggilan kita sebagai orang percaya yaitu, untuk mengikut jejak hidup-Nya Tuhan Yesus. Tujuannya adalah, supaya kita bisa menjadi teladan. Supaya lewat hidup kita, orang lain bisa melihat Kristus nyata dalam hidup kita.

Kalau gaya hidup Tuhan Yesus selama hidup di dunia ini menunjukan pribadi Allah Bapa di Sorga, maka sebagai orang percaya kita harus menunjukan karakter Kristus dalam hidup kita. Mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan di dalam;

Yohanes  5:19 Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.

Jadi apa yang sudah Tuhan Yesus kerjakan selama Ia berada di dunia ini, semuanya itu merupakan kehendak Allah Bapa di Sorga. Saat ini Tuhan Yesus sudah tidak ada lagi di dunia ini. Oleh sebab itu sebagai pengikut-Nya, kita harus tunjukan gaya hidup Tuhan Yesus di dalam hidup kita, kita harus menjadi teladan, supaya dunia melihat Ia hidup di dalam kita.

Itulah kenapa saya katakan diatas, menjadi orang percaya itu bukan sekedar beragama Kristen. Sebab kekristenan itu bukan sekedar agama, tetapi kekristenan adalah jalan hidup menuju kehidupan kekal. Dan hanya ada satu kehidupan kekal yaitu, hidup di dalam Kerajaan Allah Bapa di Sorga, dan di Kerajaan itulah Tuhan Yesus akan memerintah sebagai Raja. Dan di luar kehidupan kekal, yang ada hanyalah kebinasaan kekal.

Teladan yang ditinggalkan oleh Tuhan Yesus itu harus kita ikuti, sebab teladan yang ditinggalkan oleh Tuhan Yesus adalah merupakan jalan menuju kehidupan kekal. Orang yang tidak mengikuti teladan Tuhan Yesus dan tidak menjadi teladan bagi orang lain, maka ia tidak akan mungkin diterima di dalam Kerajaan Sorga. Sebab hanya orang yang hidup sama seperti Kristus telah hidup yang akan diterima di dalam Kerajaan Allah Bapa di Sorga. Firman Tuhan katakan di dalam;

1 Petrus 2:21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.

Jadi kalau orang percaya tidak mengikuti jejak-Nya Tuhan Yesus, maka ia tidak akan mungkin bisa sampai ke Sorga. Jejak Tuhan Yesus itulah jalan menuju Kerajaan Sorga.

Bila demikian, maka saat ini kita harus mulai merubah pola pikir kita, bahwa untuk bisa sampai ke Sorga itu perlu perjuangan. Sebab untuk masuk Sorga itu tidak mudah, dan orang yang akan diterima di dalam Kerajaan Sorga hanyalah orang-orang yang hidupnya serupa dengan Kristus.

Orang yang saat ini tidak mengikuti jejak Tuhan Yesus, itu artinya ia mengikuti jejak iblis. Mengikuti jejak iblis berarti berjalan menuju kebinasaan kekal. Disinilah kita bisa mengerti bahwa, keselamatan di dalam Tuham Yesus itu harus dikerjakan. Kalau dikatakan keselamatan di dalam Tuhan Yesus itu murah oleh karena anugerah Allah, tetapi tidak murahan, sebab harus diperjuangkan.

Keselamatan harus diperjuangkan, karena semua orang yang ingin diselamatkan di dalam Tuhan Yesus Kristus harus mencapai satu titik yaitu kesempurnaan. Sempurna sama seperti Allah Bapa di Sorga yang adalah sempurna.

Matius 5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.

Perhatikan kata (harus) dalam ayat firman Tuhan diatas dikatakan “Karena itu haruslah kamu sempurna,” artinya kalau kita tidak mencapai kesempurnaan seperti yang firman Tuhan katakan, maka jangan pernah berharap bisa masuk Sorga.

Oleh sebab itu, mulai saat ini, kita harus serius memikirkan Kerajaan Sorga lebih dari apapun. Dalam kalimat lain saya sering katakan, kita harus mulai memikirkan masa depan hidup kita di kekekalan, mulai saat ini. Orang yang tidak mau memikirkan dengan serius masa depan hidupnya di kekekalan mulai saat ini, maka ia tidak akan mungkin bisa masuk kerajaan Sorga. Sebab sampai ia mati-pun ia tidak akan pernah berpikir tentang Sorga.

Kenapa demikian?, karena orang-orang yang saat ini tidak memikirkan Sorga dengan serius adalah orang-orang yang masih memberi diri terikat dengan berbagai kesenangan dunia. Sebab tidak mungkin, orang yang saat ini hidup dalam persahabatan dengan dunia lalu saat mati bisa diterima di dalam Kerajaan Allah. Kita harus ingat, persahabatan dengan dunia itu sama dengan permusuhan dengan Allah.

Yakobus 4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

Itulah kenapa saya katakan diatas, dalam hidup ini hanya ada dua opsi atau dua pilihan. Memilih Allah atau iblis, memilih Sorga atau neraka. Memilih Allah berarti memilih Sorga, dan itu artinya harus hidup mengikuti teladan Tuhan Yesus. Sebaliknya kalau saat ini kita masih memberi diri bersahabat dengan dunia, itu sama dengan kita telah memilih mengikuti jejaknya iblis, yang berarti sama dengan kita telah memilih untuk hidup dalam kebinasaan kekal di neraka saat berada dibalik kematian.

Kiranya kebenaran ini semakin membuka mata hati dan pikiran kita, supaya kita bisa mengambil keputusan yang tepat dalam sisa waktu hidup kita di dunia ini, sebelum terlambat. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga : Pentingnya Hidup Dalam Kebenaran Allah

Renungan by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com  

tags: ,

Related For PENGIKUT KRISTUS HARUS MENJADI TELADAN