PERGUMULAN ORANG PERCAYA

RENUNGAN HARIAN 2636 Kali Dibaca

Renungan Harian KristenPergumulan Orang Percaya. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Tema renungan hari ini adalah, Pergumulan Orang Percaya.

Akan menjadi sebuah pertanyaan, “apa sebenarnya yang menjadi pergumulan orang percaya selama masih ada di dunia ini?”.

Bila harus di jawab dengan jujur maka kita pasti menemukan berbagai alasan yang bisa menjadi jawaban atas pertanyaan ini, misalnya; masalah ekonomi, masalah pekerjaan, masalah usaha yang bangkrut, masalah rumah tangga, masalah sakit penyakit, masalah pasangan hidup, masalah ingin memiliki keturunan ilahi, dan banyak sekali masalah lainnya yang bisa dikemukakan sebagai landasan atau alasan dari pergumulan orang percaya.

Semuanya itu akan dikemukakan, karena banyak orang percaya yang ingin supaya mujizat Allah, pertolongan Allah, berkat-berkat Allah, itu semua bisa mereka terima sesuai dengan apa yang sedang mereka gumuli.

Memang setiap pergumulan hidup yang dihadapi oleh orang percaya itu berbeda-beda, akan tetapi sesungguhnya adalah lebih penting jika sebagai orang percaya kita menyadari bahwa ada pergumulan yang tak boleh kita abaikan begitu saja, hal ini sangat serius karena menyangkut kehidupan kita di kekekalan nantinya. Dan pergumulan itu adalah pengesahan setiap orang percaya menjadi anak-anak Allah.

Baca Juga Renungan :

Proses Menjadi Anak-Anak Allah

Disini kita harus mengerti bahwa setiap orang percaya, yang percaya kepada Allah di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, harus masuk dalam proses pengesahan sebagai anak-anak Allah. Proses ini adalah sebuah proses yang harus di lewati oleh setiap orang percaya yaitu proses didikan dari Allah Bapa di sorga.

Proses menjadi anak-anak Allah ini harus nampak jelas dalam kehidupan orang percaya setiap hari, dimana harus terlihat perubahan karakter setiap orang percaya dari hari lepas hari, sehingga nampak seperti karakter Kristus. Itulah kenapa setiap orang percaya yang ingin mengalami perubahan menjadi pribadi yang Bapa kehendaki harus mengenakan pikiran dan perasaan Kristus.

Pergumulan Orang Percaya

Renungan Harian Kristen | Pergumulan Orang Percaya | renunganhariini.com

Filipi 2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. 2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Untuk bisa mengenakan pikiran dan perasaan Kristus di dalam hidup setiap orang percaya maka ada satu “keywoard” atau kata kunci yang harus dimiliki orang percaya yaitu “taat”.

Ketaatan yang dimaksudkan disini adalah ketaatan didalam melakukan kehendak Allah Bapa di sorga. Dan itulah yang dipilih oleh Tuhan Yesus selama Ia berada di dunia ini dalam menjalankan misi Bapa-Nya di sorga, dimana Ia memilih taat bahkan taat sampai mati di atas kayu salib.

Ketaatan Tuhan Yesus inilah yang harus menjadi contoh serta pedoman hidup orang percaya selama ada dalam proses didikan menuju perubahan untuk menjadi anak-anak Allah. Sayangnya tidak semua orang percaya mau menerima didikan Bapa, atau dengan kata lain, ada orang-orang percaya yang secara tidak langsung menolak untuk masuk dalam proses ini. Dan penolakan ini terjadi akibat dari pemahaman yang salah tentang anugerah yang Allah berikan.

Itulah kenapa saya singgung pada renungan sebelumnya bahwa ada penyesatan yang terjadi dalam hidup orang percaya, dan penyesatan ini sudah seperti mendarah daging, bahkan sudah terjadi ratusan tahun.

Baca Juga Renungan :

Penyesatan Dalam Hidup Orang Percaya

Bagi orang percaya yang ingin menerima pengesahan yang sah dari Allah sebagai anak-anakNya, maka proses didikan dari Allah Bapa ini tidak boleh di hindari.

Tujuan dari proses didikan ini tak lain adalah supaya setiap orang yang percaya kepada Allah didalam nama Tuhan Yesus Kristus tidak akan ada yang binasa.

Yohanes 18:9 Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya: “Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorang pun yang Kubiarkan binasa.”

Pertanyaannya sekarang, “bila demikian bagaimana dengan orang-orang yang menolak masuk dalam proses didikan Bapa ini?.”

Bagi orang yang menolak untuk masuk dalam proses didikan Bapa, maka secara tidak langsung ia telah menolak untuk mengerjakan anugerah keselamatan yang sudah Allah berikan. Sebab setelah anugerah keselamatan itu di berikan, maka setiap orang percaya memiliki tanggung jawab untuk mengerjakan keselamatan itu dengan takut dan gentar.

Ingat kalau orang percaya menolak proses ini maka ia akan menjadi anak-anak gampang, atau anak yang tidak sah.

Ibrani 12:8 Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.

Kita seharusnya menyadari akan hal ini, karena anak yang sah itu tidak akan dibiarkan bebas dari ganjaran yang di lakukan oleh Bapa sebagai didikan untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Ibrani 12:6 karena Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”

Jadi bagaimana mungkin ada orang yang bisa berkata bahwa sekali selamat tetap selamat ?. Orang yang menolak untuk ada didalam didikan Bapa, sama dengan memisahkan dirinya dari Allah, atau dengan kata lain ia memilih untuk menjadi seteru salib Kristus, atau menjadi musuh Allah.

Filipi 3:18 Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus. 3:19 Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

Ingat, bila kita melihat tanda-tanda zaman sekarang ini, itu semua menunjukan bahwa waktu Tuhan sudah tidak lama lagi, dan tidak ada seorangpun yang tahu kapan waktuNya tiba. Kristus telah datang untuk membawa anugerah keselamatan dari Allah Bapa, dan itu sudah dikerjakanNya dalam ketaatan sampai mati di atas kayu salib supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan memperoleh hidup yang kekal, maukah kita menyia-nyiakan keselamatan itu?.

Orang percaya yang mau masuk dalam proses didikan Bapa, sama dengan ia sedang mempersiapkan diri untuk menanti kedatangan Tuhan.

Baca Juga Renungan :

Mempersiapkan Diri Menanti Kedatangan Tuhan

Orang-orang yang mau masuk dalam proses didikan Bapa adalah orang-orang yang sungguh-sungguh meresponi anugerah keselamatan dari Allah, dan orang-orang seperti inilah yang akan diberi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.

Yohanes 1:11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Mengerti akan kebenaran ini, biarlah sebagai orang percaya kita menyadari sungguh bahwa inilah letak pergumulan orang percaya yang sesungguhnya, yaitu bisa diakui sebagai anak-anak Allah di dalam kekekalan. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Artikel by Frank Tutu | Copyright © 2015 – Original Content | renunganhariini.com

tags: , ,

Related For PERGUMULAN ORANG PERCAYA