PERSEKUTUAN

RENUNGAN HARIAN 2488 Kali Dibaca

Renungan hari ini 7 Desember 2013 adalah, Persekutuan. Sebelum membaca renungan ini mari terlebih dahulu kita berdoa.

Doa: Tuhan Yesus biarlah saat kami membaca renungan ini, Engkau memberi kami mengerti kebenaran FirmanMu, supaya kami boleh hidup dan melakukan FirmanMu dalam kehidupan kami. Ajar kami ya Tuhan supaya kami semakin mengerti arti persekutuan didalam Engkau ya Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa, haleluya Amin.

Kata persekutuan yang memiliki kata dasar sekutu, yang berarti, rekanan atau kawan, atau kongsi. Sedangkan bila kita melihatnya dalam bentuk kata persekutuan maka  pengertiannya adalah, persatuan atau ikatan, dan yang dimaksud dengan ikatan adalah ikatan orang-orang yang sama kepentingannya, begitu juga dengan persatuan.

Kita sering mendengar kalimat persekutuan dengan Tuhan, itu berarti persatuan atau ikatan dengan Tuhan, dan bagi setiap orang percaya ikatan dengan Tuhan merupakan ikatan orang-orang yang sama kepentinganNya, jadi kalau ada orang percaya yang tidak mau terikat dengan Tuhan itu berarti ia merasa tidak memiliki kepentingan yang sama dengan Tuhan atau ia sudah terikat dengan kepentingan lain diluar dari pada Tuhan yang sama dengan keinginannya.

Orang percaya yang memiliki persekutuan dengan Tuhan harus memiliki dasar pemikiran yang sama dengan Tuhan atau kepentingan yang sama dengan Tuhan. Bila ternyata selama ini seseorang hanya hidup sebagai orang percaya tetapi tidak memiliki kepentingan yang sama dengan Tuhan, itu artinya ia tidak dapat dikatakan sebagai sekutu Tuhan.

Dalam realitas kehidupan manusia ada dua kekuatan yang berbeda, atau dua sekutu yang berbeda yang sering menjadi tumpuan atau sandaran untuk setiap manusia menjalankan hidupnya. Kedua kekuatan itu adalah:

  1. Kekuatan Allah yang yang maha tinggi yang telah menciptakan langit, bumi, dan segala isinya, termasuk didalamnya menciptakan manusia sebagai ciptaan yang mulia dimana Firman Tuhan katakan, manusia itu diciptakan menurut gambar Allah sendiri. (Kejadian 1:27).
  2. Kekuatan Iblis yang tadinya adalah malaikat Allah dan ada bersama-sama dengan Allah didalam Kerajaan Sorga, namun karena ia memberontak kepada Allah maka ia dibuang oleh Allah dari dalam Kerajaan Sorga ke bumi ini, dan sekarang bekuasa atas bumi ini (Lukas 4:6-7), namun sesungguhnya ia hanya sedang menunggu waktu untuk masuk kedalam penghakiman dan kemudian akan dibuang lagi kedalam api neraka kekal yang telah disiapkan oleh Allah untuk iblis dan malaikat-malaikatnya (Matius 25:41).

Dari penjelasan kekuatan dua sekutu diatas, setiap orang percaya seharusnya sudah bisa mengetahui dan menyadari bahwa kekuatan sekutu mana yang lebih berkuasa, yaitu kekuatan Allah yang berhak atas segala yang hidup. Tetapi pertanyaannya kenapa sampai saat ini ada begitu banyak orang percaya yang mau menyerahkan hidupnya pada kekuatan sekutu iblis atau mau membangun persekutuan dengan iblis . . ?.

Jawabannya sederha yaitu karena apa yang iblis tawarkan saat ini adalah sesuatu yang nyata yang bisa langsung dinikmati oleh setiap manusia, dan itulah yang membuat banyak orang percaya tergoda untuk menikmati hidup yang ditawarkan iblis. Sedangkan bila orang percaya memilih untuk bersekutu dengan Tuhan atau berada di pihak Tuhan, maka setiap orang percaya harus berjuang untuk hidup sesuai aturan Tuhan atau perintah-perintah Allah serta melakukan apa yang Tuhan kehendaki.

Bagaimana mengenal ciri-ciri bahwa seseorang berada di sekutu iblis atau sekutu Tuhan ?.

Ciri-cirinya sangat jelas, yaitu bila seseorang masih lebih tertarik untuk menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya yang membuat ia terikat dengan percintaan dunia, itu berarti ia berada di sekutu iblis. Kenapa demikian ?. Karena ia lebih suka kepada apa yang kelihatan dari pada yang tidak kelihatan, padahal apa yang kelihatan hanyalah sementara, dan yang tidak kelihatan adalah kekal, sama dengan apa yang dikatakan Firman Tuhan dalam 2 Korintus 4:18 Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

Dan ciri dari orang yang menjadi sekutu Tuhan adalah, ia samasekali tidak melihat keadaan dirinya dan tidak mementingkan kepentingan dirinya saat ini, tetapi ia akan selalu melihat kepentingan Tuhan dan mengutamakan Tuhan diatas segala-galanya walaupun untuk sementara waktu ia harus hidup dalam penderitaan sekalipun. Firman Tuhan katakan dalam 2 Korintus 4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. 4:17 Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.

Ciri seperti ini sama seperti Tuhan Yesus yang menolak tawaran iblis, dalam Matius 4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 4:9 dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” 4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” 4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.

Sesungguhnya Tuhan Yesus sudah menunjukan sebuah contoh nyata bahwa Ia lebih memilih untuk bersekutu dengan BapaNya di Sorga, yaitu dengan cara menolak tawaran iblis, dan Tuhan Yesus lebih memilih untuk taat kepada BapaNya serta melakukan kehendak BapaNya, dan disaat Ia menolak tawaran iblis, maka malaikat-malaikat datang untuk melayani Tuhan Yesus.

Sekarang setiap orang percaya ada pada dua pilihan yaitu:

  1. Memilih kenikmatan dunia saat ini, dengan hidup didalam dosa dan menikmati percintaan dengan dunia, artinya bergabung dengan sekutu iblis.
  2. Memilih untuk ikut masuk dalam penderitaan Kristus sama seperti apa yang dikatakan Firman Tuhan dalam, Filipi 3:10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya.

Diujung dari kehidupan ini, semua manusia akan diperhadapkan pada kematian, dan orang yang menjadi sekutu iblis berarti menjadi serupa dengan iblis sampai mati dan dibuang kedalam api kekal, Tetapi menjadi sekutu Tuhan berarti juga menjadi serupa dengan Tuhan dalam kematian Tuhan dan akan masuk kedalam kemuliaan.

Ingat pesan ini:

  1. Memilih bersekutu dengan iblis berarti binasa.
  2. Memilih bersekutu dengan Tuhan berarti hidup kekal.

Waktu Tuhan sudah tidak lama lagi, oleh sebab itu Firman Tuhan ingatakan kita semua didalam, 1 Korintus 15:58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. Amin.

Bila engkau diberkati dengan renungan ini, maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: , , ,

Related For PERSEKUTUAN