PERSEKUTUAN PRIBADI YANG INDAH

RENUNGAN HARIAN 2118 Kali Dibaca

Renungan Harian – Selasa, 27 Januari 2015. Persekutuan Pribadi Yang Indah.

Syalom saudaraku yang dikasihi Tuhan yesus Kristus. Memiliki persekutuan pribadi yang indah dengan Bapa di Sorga harus menjadi sebuah gaya hidup bagi orang percya yang benar-benar percaya didalam nama Tuhan Yesus Kristus, dan seberapa intimnya setiap kita dengan Allah Bapa di Sorga dalam menjalani hari-hari hidup ini, hanya kita yang tahu secara pribadi.

Keintiman dengan Allah di setiap detak jantung dan tarikan nafas hidup ini haruslah melebihi apapun, yang kita sukai, yang kita senangi, bahkan harus melebihi segala sesuatu yang kita miliki, yang di pandang dapat memberikan kebahagiaan, entah itu rumah, mobil, harta kekayaan, pangkat, jabataan, bahkan segala bentuk kehormatan dimata dunia.

Membangun persekutuan pribadi yang indah dengan Allah Bapa di Sorga menggambarkan kerinduan kita untuk ada bersama-sama dengan Allah terus menerus didalam segala keadaan hidup yang kita jalani, dan ini yang akan membuat kita untuk tetap menjaga setiap gerak kehidupan ini supaya kita bisa menyukakan dan menyenangkan hati Bapa di Sorga setiap saat.

Orang percaya yang hampir-hampir tidak lagi memiliki persekutuan pribadi yang intim dengan Tuhan setiap hari, bahkan hari-hari hidupnya hanya disibukkan dengan segala sesuatu yang tidak memiliki dampak kekal, adalah orang-orang yang mulai kehilangan kerinduan untuk ada bersama-sama dengan Allah.

Seringkali sebagai orang percaya kita datang kepada Allah Bapa karena kita merasa membutuhkan pertolongan, jadi kita datang kepada Dia memohon pertolonganNya, dan bukan dengan sebuah landasan berpikir bahwa karena kita rindu ada bersama-sama dengan-Nya dalam setiap detik kehidupan ini. Kita datang bukan karena kita rindu membawa persembahan ucapan syukur atas kasih setianya yang telah di nyatakan dalam hidup kita, tetapi sebaliknya kita datang karena kita mau membawa beban hidup, persoalan hidup yang sedang kita hadapi.

Kalau cara hidup kita sebagai orang percaya seperti ini, itu artinya kita sama sekali tidak menaruh rasa hormat yang tinggi kepada Allah.

Firman Tuhan katakan didalam Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Penekanan dalam ayat ini adalah kata datang yang dalam teks aslinya ditulis (erchomai) yang dalam bahasa inggris bukan saja diterjemahkan “come” tetapi yang juga berarti “accompany” yang dapat diterjemahkan “bersama-sama dalam satu tujuan”.

Itulah yang saya katakan bahwa sebagai orang percaya kita bukan hanya datang kepada Bapa lalu membawa beban hidup kita, tetapi kita mau datang kepada Bapa karena kita mau menyatu dengan Bapa, berada bersama-sama dengan Allah Bapa dalam satu tujuan.

Persekutuan Pribadi Yang Indah

Ilustrasi : Renungan Harian – Persekutuan Pribadi Yang Indah | www.renunganhariini.com

Selama ini, ayat ini sudah terlanjur dimengerti atau diberi pengertian, bahwa datang kepada Bapa artinya masuk dalam kerajaan surga. Pengertian ayat ini tidak sesempit itu. Oleh sebab itu sebagai orang percaya kita harus mengerti dengan benar apa itu keselamatan didalam Tuhan Yesus Kristus, jadi bukan hanya percaya kepada Kristus lalu dilayakkan masuk surga, karena orang percaya yang mau benar-benar datang kepada Bapa, bukan saja sekedar masuk surga, tetapi juga dipersiapkan untuk dipermuliakan bersama-sama dengan Kristus.

Jadi dalam hal ini setiap orang percaya harus mengerti dengan benar dulu apa itu surga, sebab surga bukan hanya tempat dimana setiap orang yang diperkenankan Allah Bapa ada didalam kerajaanNya, hanya setiap hari hidup untuk menyanyi, memuji dan menyembah Allah didalam kerajaanNya, sebab seluruh gerak hidup kita didalam kerajaan Bapa di surga nantinya adalah sebuah wujud penyembahan, penghormatan, pengagungan, kita terhadap kedaulatan Allah yang Maha mulia.

Sorga adalah sebuah kerajaan yang didalamnya ada pemerintahan, dimana orang percaya terpanggil untuk ikut memerintah bersama-sama dengan Tuhan Yesus didalam kerajaan-Nya. Ini berarti kita harus menyadari bahwa ada sebuah realitas kehidupan yang akan kita jalankan di sorga tidak berbeda dengan aktivitas kita dibumi ini, tetapi tentu disana tidak ada lagi tangis dan air mata, dukacita, kekecewaan, serta penderitaan.

Ingat sebuah kejadian dimana saat Tuhan Yesus bangkit kemudian Ia menampakkan diri kepada murid-muridnya, dan bahkan saat itu mereka ketakutan karena mereka mengira Ia adalah hantu, dan kejadian ini terjadi sesat sebelum Ia terangkat ke sorga.

Firman Tuhan mencatatat dalam Lukas 24:41 Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka: “Adakah padamu makanan di sini?” 24:42 Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. 24:43 Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka.

Yang saya mau katakan disini adalah saat Tuhan Yesus bangkit dari antara orang mati, berarti saat itu Ia telah mengenakan tubuh kemuliaan, namun yang terjadi adalah dalam keadaanNya seperti itu Ia masih memakan sepotong ikan, ini adalah merupakan gambaran bahwa saat kita nantinya sudah mengenakan tubuh kemuliaanpun, akan ada aktivitas hidup seperti ini, walaupun dalam keadaan yang berbeda dan itu tidak terbayangkan saat ini.

Realitas hidup didalam kerajaan sorga ini merupakan sebuah realitas kehidupan nyata yang akan dialami oleh setiap orang percaya yang diperkenankan Allah masuk dalam kerajaanNya. Olehnya setiap orang percaya terpanggil untuk mengejar kekudusan, karena tanpa kekudusan tidak ada seorangpun yang dapat melihat Tuhan.

Ini artinya, bagi orang percaya yang saat ini tidak sungguh-sungguh memiliki kerinduan untuk datang kepada Allah Bapa dalam persekutuan yang intim setiap hari, akan sulit baginya untuk mengerti apa yang menjadi kehendak Allah, dan orang yang tidak mengerti akan kehendak Allah ia tidak akan pernah hidup melakukan kehendak Allah, dan cara hidup seperti inilah yang akan membuat orang-orang seperti ini tidak dikenal oleh Allah.

Membangun persekutuan yang indah dengan Allah Bapa didalam Tuhan Yesus Kristus setiap hari, akan menerangi mata hati kita, sehingga mata hati kita akan menjadi Pelita Hidup.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For PERSEKUTUAN PRIBADI YANG INDAH