PERTANDINGAN YANG DIWAJIBKAN

RENUNGAN HARIAN 2817 Kali Dibaca

Renungan Harian Kristen – Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus “Pertandingan Yang Diwajibkan” akan menjadi tema renungan kita saat ini. Selama ini pasti kita sudah sering mendengarkan sebuah ungkapan “hidup adalah perjuangan” artinya bila kita tidak berjuang untuk mempertahankan hidup ini maka kita tidak mungkin mencapai kesuksesan hidup.

Dalam hidup kekristenan kitapun menghadapi hal yang sama dimana kita harus berjuang untuk mempertahankan iman percaya kita kepada Allah, dan perjuangan kita untuk mempertahankan iman kita adalah merupakan pertandingan yang diwajibkan yang harus kita hadapi, dan bila kita gagal maka tidak mungkin kita akan mendapatkan Mahkota kehidupan saat Tuhan datang, yaitu kita tidak dapat masuk dalam hidup kekal.

Firman Tuhan katakan di dalam I Timotius 6:12 Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.

Jadi sebagai orang percaya kita harus menyadari bahwa sesungguhnya ada pertandingan yang diwajibkan bagi kita yaitu pertandingan iman dan hal ini merupakan panggilan orang percaya, dan tujuan dari pertandingan iman ini adalah untuk merebut hidup yang kekal.

Ini artinya kita harus menyadari sungguh bahwa kasih karunia keselamatan yang Tuhan berikan lewat pengobanan Kristus itu harus tetap dikerjakan, itulah kenapa firman Tuhan katakan “karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar” (Filipi 2:12). Artinya untuk bisa selamat dan memperoleh hidup kekal didalam Kerajaan Bapa di Sorga, maka setiap orang percaya harus mempertahankan imannya.

Mengapa firman Tuhan katakan Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar” karena iman tidak semata-mata hanya berbicara percaya kepada Tuhan lalu kita tidak perlu melakukan apa-apa lagi. Misalnya kalau kita sakit didoakan pasti di sembuhkan, atau dengan kata lain pasti kita mengalami mujizat, lalu dengan demikian sudah bisa dikatakan kita sudah beriman.

Yang perlu kita garisbawahi dari kebenaran firman ini adalah kalimat “iman yang benar” itu artinya ada juga iman yang tidak benar atau iman yang salah. Oleh sebab itu kita diminta untuk bertanding dalam pertandingan iman yang benar.

Pertanyaannya sekarang, iman yang benar itu seperti apa?. Ini yang menjadi persoalannya, ketika orang percaya tidak bisa mengerti iman yang benar itu seperti apa maka ia tidak akan bisa menang dalam pertandingan iman.

Menang dalam pertandingan iman itu hanya ada satu tujuannya yaitu kita bisa merebut hidup yang kekal, sekali lagi itulah kenapa fiman Tuhan katakan “tetap kerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar”. Jadi disinilah letak tujuan pertandingan iman yang benar itu yaitu merebut hidup kekal.

Firman Tuhan katakan di dalam Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Jadi iman itu merupakan dasar atau pondasi dari apa yang kita harapkan. Dalam hal ini kalau kita beriman dasarnya hanya untuk mengharapkan berkat-berkat jasmani semata-mata seperti, makan, minum, dan pakai, untuk menikmati kesenangan dunia serta masalah sakit penyakit, maka iman kita sama sekali tidak tepat sasaran, atau tidak sampai pada tujuannya.

Pertandingan Yang Diwajibkan

Renungan Harian Kristen – Ilustrasi : Pertandingan Yang Diwajibkan | renunganhariini.com

Kalau landasan iman orang percaya hanya tertuju kepada makan, minum, dan pakai, dan itu menjadi tujuan utama dari kita beriman maka iman kita menjadi sia-sia.

Firman Tuhan katakan didalam Matius 6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? 6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

Jadi kita harus tetap sadar bahwa tujuan utama dari iman percaya kita kepada Allah adalah supaya kita boleh merebut hidup kekal, dan bukan yang lain.

Pertanyaannya sekarang kenapa banyak orang percaya memiliki iman yang tujuannya salah?. Jawabannya sederhana, karena kurangnya pengertian mereka mengenai firman Tuhan, sebab kita tidak mungkin memiliki iman atau kepercayaan yang melebihi pengetahuan kita mengenai Firman Tuhan. Itulah kenapa sebagai orang percaya kita harus serius belajar firman Tuhan setiap hari.

Kenapa harus belajar firman Tuhan setiap hari?. Firman Tuhan katakan di dalam Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Dengan belajar firman Tuhan setiap hari maka kita akan semakin mengerti apa yang menjadi kehendak Bapa di Sorga, dan saat kita mengerti apa yang menjadi kehendak Bapa di Sorga kita akan hidup melakukan kehendakNya, firman Tuhan katakan hanya orang yang melakukan kehendak Allah yang boleh masuk dalam kerajaan Sorga.

Artinya kalau kita hidup setiap hari hanya melakukan kehendak Allah, itu sama dengan kita sedang berjuang untuk memperoleh hidup kekal. Inilah iman yang benar itu.

Ingat firman Tuhan katakan di dalam Yakobus 2:20 Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong? 2:21 Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah? 2:22 Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Perhatikan baik, saat Abraham mempersembahkan Ishak, itu sama dengan ia sedang melakukan kehendak Allah, karena Allah yang meminta supaya ia mempersembahkan anaknya. Bila Abraham hanya melihat dan mementingkan diri sendiri maka ia tidak mungkin mempersembahkan Ishak, tetapi Abraham memilih taat untuk melakukan apa yang Allah kehendaki, dan ketaatan seperti itulah yang Tuhan Yesus telah tunjukan. Tindakan Abraham itulah yang membuat imannya menjadi sempurna.

Jadi dalam hal ini percaya kepada Allah janganlah melihat kepada kepentingan diri sendiri, artinya kita percaya kepada Allah dengan tujuan supaya Allah mencukupi apa yang kita perlukan. Ini iman yang salah sasaran.

Iman yang benar adalah kita harus melihat apa yang Tuhan mau, apa yang Tuhan kehendaki, dan itulah yang harus dilakukan, sebab tujuan akhirnya hanyalah merebut hidup kekal dan bukan yang lain. Jadi kalau hanya sekedar percaya saja bahwa Allah itu ada, itu belum bisa mewakili iman kita.

Firman Tuhan katakan di dalam Yakobus 2:19 Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.

Jadi bila hanya percaya saja, apa bedanya kita dengan setan, karena Firman Tuhan katakan setan-setan pun percaya bahkan mereka gemetar. Pertanyaannya mengapa kita tidak mau mempersoalkan hal ini dengan serius, dimana selama ini kita hanya mengarahkan iman kita hanya bertujuan untuk pemuasan hawa nafsu daging kita.

Mulai saat ini rubahlah dasar dari iman percaya kita kepada Allah, dengan tujuan yang benar yaitu merebut hidup kekal dan bukan yang lain.

Dengan mengerti akan kebenaran ini maka kita sadar sungguh bahwa ada pertandingan yang diwajibkan untuk kita, dan olehnya kita akan semakin berjuang untuk melakukan apa yang menjadi kehendak Allah.

Jangan lupa untuk membaca juga : Tanda Bahwa Kita Mengenal Allah

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For PERTANDINGAN YANG DIWAJIBKAN