PERUMPAMAAN TENTANG TALENTA

RENUNGAN HARIAN 5559 Kali Dibaca

Renungan Rohani Kristen – Dalam Matius 25:14-30, mencatat tentang perumpamaan tentang talenta yang dikatakan oleh Tuhan Yesus. Perumpamaan tentang talenta ini sesungguhnya menunjuk kepada tanggung jawab yang Tuhan berikan kepada umat-Nya, yaitu merupakan anugerah benih ilahi untuk dikembangkan. Maksudnya adalah supaya setiap orang percaya bisa mengenakan kodrat ilahi, dalam hal ini mampu berpikir dan berperasaan seperti Kristus atau dengan kata lain bisa memiliki pikiran dan perasaan Kristus.

Semuanya ini dimaksudkan agar setiap orang percaya yang menjadi umat pilihan Allah, bisa mengerti akan kehendak Allah, yaitu apa yang baik ang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Karena bila orang percaya bisa mengerti akan kehendak Allah, maka orang percaya bisa menjadi pribadi yang hanya mau melakukan kehendak Allah, sama seperti Tuhan Yesus. Inilah target yang harus dicapai oleh setiap orang percaya.

Jadi selama ini kalau talenta itu dipahami hanya sebagai bakat, maka inilah kekeliruan kita didalam memahami akan kebenaran firman Tuhan, sebab apa artinya bakat yang di miliki dan dikembangkan, bila ternyata hanya berguna untuk kepentingan diri sendiri.

Tentu bakat itu diberikan kepada setiap orang, namun benih ilahi dan segala kemungkinan untuk mengembangkannya hanya diberikan kepada umat pilihan Allah.

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Perumpamaan Tentang Talenta

Renungan Harian Kristen : Perumpamaan Tentang Talenta | renunganhariini.com

Jadi dalam hal ini, orang percaya yang merupakan umat pilihan Allah memiliki tanggung jawab yang berat. Itu artinya perjalanan hidup orang percaya sebagai umat pilihan lebih berat dibandingkan mereka yang tidak menjadi umat pilihan, sebab ada gol yang harus dicapai umat pilihan Allah yaitu mengenakan kodrat ilahi.

Untuk bisa mencapai akan hal ini maka ada proses yang harus dilewati seiring dengan perjalanan waktu yang dijalani oleh setiap orang percaya sebagai umat pilihan Allah. Jadi ada kejadian-kejadian yang dialamai oleh setiap orang percaya, itu merupakan bagian dari proses pembentukan Allah kepada setiap kita sebagai umat pilihan Allah.

Menyadari akan hal itu, seharusnya sebagai orang percaya kita hatus benar-benar menghargai waktu yang Tuhan berikan kepada kita selama kita masih hidup di dunia ini. Jadi setiap orang percaya tidak boleh lagi melakukan segala sesuatu yang sesungguhnya tidak memiliki nilai kekal, sebab waktu yang Tuhan berikan itu ada batasnya, dan bila waktu itu berlalu maka tidak akan pernah kembali lagi.

Menyadari akan hal ini maka seharusnya setiap orang percaya mulai menggunakan waktu yang diberikan hanya untuk berurusan dengan Tuhan dan bukan memakainya untuk hal-hal yang tidak berguna.

Mengapa demikian? Karena suatu saat nanti setiap orang percaya harus mempertanggungjawabkan dihadapan Tuhan, apapun yang sudah ia lakukan selama hidupnya, termasuk waktu yang sudah Tuhan berikan.

Orang yang tidak bertanggung jawab terhadap waktu yang sudah Tuhan berikan, maka pada akhirnya ia akan terbuang dari hadapan Tuhan untuk selamanya.

Jangan lupa untuk membaca juga : Perubahan Diri Adalah Harta Abadi

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For PERUMPAMAAN TENTANG TALENTA