PILIHAN HIDUP

RENUNGAN HARIAN 5714 Kali Dibaca

Renungan Hari Ini 27 Desember 2013 adalah ”PILIHAN HIDUP”. Sebelum membaca renungan ini mari kita berdoa terlebih dahulu.

Doa: Bapa yang baik saat kami membaca renungan ini, biarlah Engkau memberi kami mengerti akan kebenaran FirmanMu, supaya kami boleh terus bertumbuh dalam pengenalan akan Engkau dan memiliki pilihan hidup yang benar serta menjadi pribadi seperti yang Engkau kehendaki yaitu seperti pribadi Tuhan Yesus. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa, Haleluya. Amin.

Dalam kebenaran Firman Tuhan yang akan kita baca ini, ada dua tipe manusia yang mewakili dua pribadi yang berbeda yang menggambarkan keadaan manusia pada umumnya yaitu; tipe yang pertama ini digambarkan sebagai manusia yang bijaksana dan tipe yang kedua digambarkan sebagai manusia yang bodoh, dan inilah yang digambarkan Firman Tuhan didalam Matius 7:24 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. 7:25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. 7:26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. 7:27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”

Pada ayat 24 dikatakan, Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana. Jadi seseorang akan menjadi manusia yang bijaksana bila disaat ia mendengarkan perkataan Firman Tuhan yang merupakan kebenaran injil Kristus, ia lalu melakukan apa yang Firman Tuhan katakan, atau dengan kata lain menuruti akan perintah Allah lewat kebenaran injil yang didengarnya atau yang dibaca olehnya, sebab bila seseorang mendengar kebenaran Firman Tuhan tetapi tidak melakukannya maka Firman yang didengarnya akan menjadi sia-sia atau tidak berdampak untuk mengubah hidup orang tersebut.

Bila seseorang melakukan apa yang dikatakan Firman Tuhan maka sesungguhnya ia sedang berjalan menuju sebuah proses perubahan gaya hidup, karena setiap kebenaran Firman Tuhan adalah merupakan gambaran gaya hidup yang dimiliki oleh Tuhan Yesus Kristus. Jadi  sebagai orang percaya atau orang kristen, disaat kita mendengar kebenaran Firman Tuhan baik itu digereja atau dipersekutuan doa seperti dikantor, komsel, atau dimana saja, lalu kita mengambil tindakan untuk melakukan atau mengenakan kebenaran Firman Tuhan dalam setiap gerak kehidupan kita, maka itulah yang dimaksudkan sebagai orang yang bijaksana.

Menjadi manusia yang bijaksana inilah yang Tuhan mau, karena orang yang mau menjadi manusia yang bijaksana sama dengan orang yang mau memilih hidup dalam penyangkalan diri, artinya ia mau merubah dirinya dari cara hidup yang salah selama ini atau cara hidup yang sia-sia akibat telah dipengaruhi dengan gaya hidup dunia, menjadi cara hidup yang benar atau cara hidup yang dimiliki oleh Tuhan Yesus Kristus.

Setiap orang yang mau mengambil tindakan untuk hidup sesuai gaya hidup Tuhan Yesus Kristus maka sesungguhnya ia sedang membangun sebuah fondasi kehidupan yang kuat, karena keadaan dunia yang sudah semakin rusak saat ini bisa menjadi sebuah ancaman yang serius yang bisa menyeret setiap manusia yang tidak memiliki fondasi kehidupan yang kuat jatuh terus menerus didalam dosa yang semakin dalam dan pada akhirnya akan binasa dalam kekekalan.

Jatuh terus menerus didalam dosa artinya kehidupan yang dijalaninya selalu meleset atau tidak tepat sesuai dengan kebenaran Tuhan atau dengan cara hidupNya Tuhan Yesus. Jadi yang perlu dipahami secara benar disini, dosa itu artinya ketidaktepatan hidup sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki.

Hendaknya kita harus semakin bijak dalam mengerti akan kebenaran Tuhan sehingga kita tidak menjadi manusia yang terjebak dalam pengertian yang sempit tentang sebuah kesalahan. Selama ini kita seringkali berpikir bahwa yang dikatakan dosa hanya sebatas mencuri, berzinah, membunuh, menyembah berhala, yang berbagai macam hal yang lain yang hanya digambarkan sebagai pelanggaran-pelanggaran moral umum. Tetapi yang sesungguhnya dosa itu adalah ketidaktepatan hidup sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki, artinya sikap hati kita salah terhadap seseorang, perkataan kita bisa menyinggung seseorang, tindakan kita yang merugikan orang lain, pikiran kita yang salah, itu semua adalah dosa. Dan hidup terus menerus didalam dosa, menggambarkan bahwa betapa rapuhnya fondasi kehidupan seseorang.

Firman Tuhan katakan didalam Efesus 5:15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, 5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Jadi untuk membangun fondasi kehidupan yang kuat supaya kita bisa tetap bertahan dari terpaan badai kehidupan ini maka setiap saat kita harus terus menerus mengontrol setiap gerak hidup kita apakah sudah seperti pribadi Kristus atau belum, dan tentu untuk merubah cara hidup menjadi sama seperti Kristus maka kita harus kerja keras untuk terus belajar kebenaran Firman Tuhan setiap hari.

Ketidaktepatan hidup yang kita jalani setiap hari, akan menjadikan kita sama seperti orang bodoh yang membangun rumahnya diatas pasir, seperti yang dikatakan dalam Matius 7:26 Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir. 7:27 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”

Bila sebagai orang percaya atau orang kristen yang setiap saat mendengarkan Firman Tuhan tetapi kita tidak pernah mau melakukan apa yang dikatan Firman Tuhan, maka ini adalah sebuah kebodohan yang kita dilakukan. Kenapa dikatakan ini adalah sebuah kebodohan ?. Karena selama ini kita sudah tahu benar bahawa Allah tidak pernah mau kompromi dengan apa yang dinamakan dosa. Ingat bahwa dosa adalah “ sebuah ketidaktepatan dalam tindakan hidup atau perbuatan yang meleset dari apa yang Tuhan kehendaki”.

Jadi bila setiap orang percaya yang sudah mendengar kebenaran Firman Tuhan lalu  masih tetap hidup tidak tepat sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan tersebut, maka dampaknya hanya satu dan ini merupakan kepastian yaitu binasa didalam kekekalan.

Sesungguhnya setiap manusia termasuk didalamnya setiap orang percaya punya pilihan, apakah ia ingin menjadi manusia yang bijaksana atau menjadi manusia yang bodoh, dan pilihan ini sungguh sangat sulit karena bila seseorang memilih untuk menjadi manusia yang bijaksana berarti ia harus rela meninggalkan segala miliknya, termasuk didalamnya rela meninggalkan segala keinginannya yang hanya bermuara kepada kesenangan dunia, dan memberi diri untuk diproses menjadi pribadi yang Tuhan kehendaki, dan orang yang tidak mau masuk dalam proses untuk menjadi pribadi yang Tuhan kehendaki adalah orang yang bodoh, yang telah tertipu oleh tipu daya dunia yang semakin menyesatkan manusia di akhir zaman ini.

Ingat pesan ini:

  1. Pilihan selalu berada pada diri setiap orang, karena setiap manusia memiliki kehendak bebas, bahkan Allah tidak dapat memaksa seseorang untuk tidak mengikuti kehendak orang tersebut, tetapi lewat FirmanNya Allah selalu mengingatkan supaya manusia ciptaanNya jangan sampai binasa.
  2. Memilih menikmati dunia saat ini sama dengan memilih untuk binasa dalam kekekalan.
  3. Allah akan memberikan kekuatan kepada orang yang mau memilih untuk hidup sesuai kebenaran Firmannya didalam pimpinan pengurapan kuasa Roh Kudus, supaya ia akan dapat bertahan dari badai kehidupan ini sampai kepada kesudahan zaman atau samapi kepada kematian datang menjemputnya.

Jika engkau diberkati dengan renungan ini maka, berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: , , , ,

Related For PILIHAN HIDUP