PUNCAK KEHIDUPAN MANUSIA

RENUNGAN HARIAN 1213 Kali Dibaca

Renungan Harian – Sabtu 14 Februari 2015. Puncak Kehidupan Manusia.

Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Sampai saat ini tidak banyak orang yang menyadari bahkan termasuk orang percaya, bahwa suatu saat nanti kita akan sampai pada suatu titik kehidupan yang dinamakan puncak kehidupan manusia. Pada titik puncak kehidupan manusia inilah setiap orang akan menuai hasil dari pada apa yang ditaburkannya dalam perjalanan hidupnya selama ia hidup di dunia ini.

Pada puncak kehidupan manusia, maka kita akan memiliki kesempatan untuk berjumpa dengan Allah yang Maha Agung yang telah menciptakan langit dan bumi ini, dan saat itulah Allah akan berterus terang kepada setiap manusia tentang apa yang sudah ia perbuat selama ia hidup didunia ini.

Firman Tuhan katakan di dalam, Matius 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Saudaraku, seharusnya kita sebagai orang percaya menyadari akan hal ini, supaya pada puncak kehidupan manusia nantinya kita tidak akan terkejut bila berjumpa dengan Tuhan dalam kemuliaanNya, sebab bila orang percaya tidak menyadarinya dan hanya sibuk dengan dunia ini, maka ia akan sangat terkejut saat berhadapan dengan Tuhan di hari penghakiman nanti.

Menyadari akan keberadaan hidup ini, dimana kita akan menghadapi sebuah kenyataan hidup pada puncak kehidupan manusia nantinya, maka hidup yang kita jalani saat ini sebagai orang percaya harus benar-benar menjadi persiapan diri untuk menghadapi hari itu.

Pertanyaannya sekarang, bila demikian apa yang harus kita persiapkan?.

Yang harus kita persiapkan adalah menjaga setiap langkah kehidupan kita saat ini supaya tetap didapatkan berkenan dihadapan Tuhan, oleh sebab itu harus ada tindakan yang kita ambil yaitu:

  • Bergaul dengan Tuhan

Bergaul dengan Tuhan harus mulai dibangun saat ini dan tidak boleh menunggu lagi, karena waktu hidup ini sangat singkat, dimana firman Tuhan katakan hanya tujuh puluh tahun, oleh sebab itu kita harus mulai membiasakan diri bergaul dengan Tuhan, dimana kita harus membangun persekutuan dengan Tuhan secara terus menerus.

Firman Tuhan katakana di dalam, Mazmur 90:10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.

Persekutuan dengan Tuhan hari lepas hari harus menjadi sebuah gaya hidup yang di miliki oleh setiap orang percaya sehingga nantinya kita tidak akan terkejut saat berjumpa dengan Tuhan.

Puncak Kehidupan Manusia

Ilustrasi : Renungan Harian – Puncak Kehidupan Manusia | renunganhariini.com

Persekutuan dengan Tuhan yang dibangun saat ini akan menjadikan kita sebagai bagian dari sekutu Allah, dan pada akhirnya akan membawa kita untuk mendapat sebuah pengakuan dari Allah bahwa kita adalah anak-anakNya.

Lalu apa dampaknya jika saat ini kita sebagai orang percaya tidak membangun persekutuan dengan Allah?

  • Menghadapi Malapetaka

Orang yang saat ini tidak sungguh-sungguh membangun persekutuan dengan Allah maka ia akan menghadapi apa yang disebut sebagai malapetaka, yaitu ia akan mengalami kematian kedua.

Kematian kedua terjadi karena pengakuan dari Allah yang berterus terang saat itu bahawa Ia tidak pernah mengenal kita sebagai anak-anakNya, dan ini merupakan akibat dari cara hidup kita yang salah selama kita hidup di dunia ini.

Firman Tuhan katakan di dalam, Wahyu 21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.”

Inilah malapetaka yang pada akhirnya membuat kita akan terpisah dari Allah, dan bahkan kehilangan kemuliaan Allah untuk selama-lamanya, dan ini adalah sebuah kengerian yang sangat dahsyat.

  • Fakta Hidup Manusia

Fakta hidup menunjukan kepada kita bahwa saat ini begitu banyak orang yang berlomba-lomba mencari dunia dengan segala kesenangannya, banyak orang yang saat ini berpaling dari Allah.

Berpaling dari Allah artinya tidak lagi menjadi bagian dari sekutu Allah, dan hal ini terjadi karena banyak orang lebih memilih untuk mengikuti tawaran dunia.

Fakta hidup inilah yang akan membuat banyak orang pada akhirnya akan terhilang dari hadapan Allah untuk selamanya.

  • Peringatan Allah

Banyak orang mengejar dunia dengan segala kesenangannya karena mereka begitu kuatir tentang hidupnya saat ini, untuk masalah makan, minum, dan pakai, sehingga mereka tidak pernah mau menghiraukan peringatan Allah.

Firman Tuhan katakan di dalam Matius 6:25 “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Dari kebenaran firman Tuhan ini seharusnya kita mengarahkan fokus hidup kita kepada hal yang lebih penting yaitu kehidupan di kekekalan, karena inilah hidup yang sesungguhnya itu.

Jangan lupa untuk menyimak juga : Mengenakan Belas Kasihan

Tuhan Yesus memerkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For PUNCAK KEHIDUPAN MANUSIA