RESOLUSI KEHIDUPAN ROHANI SEBAGAI ORANG PERCAYA

RENUNGAN HARIAN 1150 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianResolusi Kehidupan Rohani Sebagai Orang Percaya. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita hari ini mengawali tahun yang baru adalah; Resolusi Kehidupan Rohani Sebagai Orang Percaya.

Tanpa terasa kita telah berada di awal tahun yang baru dan tentu setiap manusia memiliki rencana, cita-cita, keinginan serta harapan yang ingin dicapai di tahun yang baru ini. Dan hal itulah yang membuat banyak orang telah menyusun resolusi hidup untuk menyonsong tahun yang baru.

Biasanya kalau di tahun sebelumnya masih ada hal-hal yang belum tercapai, maka di tahun yang baru ini akan ada target hidup yang baru, supaya apa yang belum dicapai pada tahun sebelumnya akan tercapai pada tahun yang baru ini.

Kalau resolusi orang-orang dunia dalam menyambut tahun yang baru adalah ingin mencapai semua yang berhubungan dengan kebutuhan hidup dan keinginan jasamani, lalu bagaimana dengan kita sebagai orang percaya?.

Apakah kita sudah membuat sebuah target yang menjadi resolusi kehidupan rohani kita sebagai orang percaya untuk menjalani tahun yang baru ini?.

Penting bagi setiap kita sebagai orang percaya atau sebagai anak-anak Tuhan untuk merenung kembali perjalanan kehidupan kerohanian kita disepanjang satu tahun yang sudah berlalu, supaya kita bisa mengoreksi diri, apakah kita telah hidup seperti yang Allah Bapa di sorga kehendaki atau belum.

Resolusi Kehidupan Rohani Sebagai Orang Percaya

Renungan Harian Kristen : Resolusi Kehidupan Rohani Sebagai Orang Percaya

Kenapa saya katakan demikian?. Karena pada dasarnya, resolusi kehidupan kerohanian orang percaya itu hanya memiliki satu target yaitu, disepanjang hari-hari hidup yang kita jalani, kita harus hidup hanya untuk melakukan kehendak Bapa di sorga.

Kalau kita gagal mencapai target ini, maka pada akhirnya diujung kehidupan kita atau dibalik kematian nanti, maka kita tidak dapat menikmati hidup yang baru di dalam Kerajaan Bapa di sorga, karena hanya orang-orang yang disepanjang hidupnya di dunia ini hidup melakukan kehendak Allah Bapa, maka orang-orang inilah yang akan diterima di dalam Kerajaan-Nya.

Itulah kenapa sesungguhnya pergantian tahun yang baru bukanlah sesuatu hal yang perlu disambut dengan luar biasa dalam pesta pora dunia. Pergantian tahun yang baru harus membuat kita sebagai orang percaya semakin menyadari bahwa;

  • Dunia ini sudah semakin tua
  • Waktu kedatangan Tuhan sudah semakin dekat
  • Masa hidup kita di dunia ini sudah semakin dekat dengan kematian

Merenungkan semua ini akan membuat kita semakin mengoreksi diri, apakah kita telah hidup seperti yang Allah Bapa di sorga kehendaki atau belum.

Sebagai orang percaya kita harus menyadari bahwa kehidupan kita itu sesungguhnya selalu baru setiap hari. Itulah kenapa saya katakan bahwa pergantian tahun yang baru bukanlah sesuatu yang spektakuler. Mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan di dalam;

Ratapan 3:21 Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: 3:22 Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, 3:23 selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! 3:24 “TUHAN adalah bagianku,” kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya. 3:25 TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia. 3:26 Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.

Jadi sesungguhnya bagi orang percaya hidup yang baru itu selalu berlangsung setiap hari, sebab firman Tuhan katakan “selalu baru setiap pagi”. Artinya jika kita mejalani hidup ini, kita harus tetap sadar bahwa Tuhan mau supaya kita memiliki kehidupan yang baru setiap hari, harus ada perubahan dalam hidup kita setiap hari, dan perubahan itu mengantarkan kita menuju kesempurnaan hidup seperti yang Allah Bapa kehendaki.

Orang yang mau berubah setiap hari dalam kehidupan kerohaniannya adalah orang yang menghargai kasih setia Tuhan. Sebab firman Tuhan katakan “tak habis-habisnya rahmat-Nya” artinya tidak pernah berakhir belas kasih Tuhan yang terus menanti dengan setia supaya kita mau berubah meninggalkan cara hidup yang lama dan menjadi seperti yang Allah kehendaki.

Satu hal yang harus kita sadari bahwa Allah menyatakan kasih setia-Nya yang tidak berkesudahan itu hanya dengan satu tujuan yaitu, kita mau meninggalkan cara hidup kita yang lama yang penuh dengan cara hidup dunia, dan memiliki kehidupan yang baru yaitu hidup melakukan kehendak Bapa di sorga.

Kalau orang-orang dunia pada umumnya hanya memikirkan apa yang bisa ia capai ditahun yang baru, supaya dapat memuaskan semua hasrat hatinya dengan berbagai kesenangan dunia, maka sebagai orang percaya yang harus kita pikirkan adalah bagaimana kita bisa menjadi manusia yang baru di dalam Tuhan, hidup dalam ketaatan penuh, menuruti semua perintah-Nya dan melakukan kehendak Allah Bapa di sorga.

Dengan prinsip hidup seperti ini maka kita bisa berkata “TUHAN adalah bagianku,” dan orang yang mau menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya bagian hidupnya, maka ia bukan saja akan melihat pertolongan Tuhan datang selalu tepat pada waktunya, tetapi yang terpenting adalah diujung hidupnya, ia akan diperkenankan Tuhan untuk masuk dan tinggal di dalam Kerajaan-Nya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Jangan Lupa Baca Juga :

Menjalani Hidup Sebagai Anak-Anak Tebusan

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags:

Related For RESOLUSI KEHIDUPAN ROHANI SEBAGAI ORANG PERCAYA