SAHABAT TUHAN

RENUNGAN HARIAN 2654 Kali Dibaca

Renungan hari ini 6 Desember 2013 adalah, Sahabat Tuhan. Sahabat renunganhariini.com yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, sebelum renungan ini dibaca, mari terlebih dahulu kita berdoa bersama-sama.

Bapa yang baik, saat ini kami hendak membaca kebenaran firmanMu dan merenungkan FirmanMu. Buat kami mengerti ya Tuhan sesuai kehendakMu, dan biarlah FirmanMu tetap tinggal didalam kami, dan kami didalam FirmanMu. Ajar kami saat ini ya Tuhan supaya kami mengerti arti menjadi sahabatMu ya Tuhan, didalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Sahabat renungan hari ini yang dikasihi Tuhan, mendengar kata sahabat maka kita langsung mengerti bahwa ada hubungan yang terjalin erat antara dua orang atau lebih didalam kehidupan setiap manusia pada umumnya. Apabila hubungan ini sudah berjalan bertahun-tahun maka sering disebut sebagai persahabatan.

Dalam kehidupan orang percaya atau orang kristen seringkali kita juga mendengar kata sahabat yang digunakan untuk menggambarkan hubungan orang percaya dengan Tuhan, bahkan sering juga dinyanyikan lewat sayair-syair lagu seperti, “Yesus . . Yesus sahabatku, penolong dalam hidupku, ku rindu semua orang mengenalMu”, ini adalah sepenggal syair lagu yang sering dinyanyikan digereja atau dimana saja dalam setiap sesi ibadah.

Sebagai orang percaya atau orang kristen dengan mudahnya kita mengakui bahwa Yesus adalah sahabat kita, persoalannya apakah Tuhan Yesus juga mengakui setiap orang percaya atau orang kristen sebagai sahabatNya . . ?. Kenapa demikian . . ?. Karena untuk menjadi sahabat Tuhan Yesus seseorang tidak bisa dengan mudah mengakui bahwa ia adalah sahabat Tuhan Yesus, sebab Tuhan Yesus sendiri memberikan kriteria khusus bila seseorang mau menjadi sahabatNya.

Lalu kriteria untuk menjadi sahabat Tuhan itu seperti apa . . ?. Firman Tuhan katakan didalam Yohanes 15:14 Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.

Kebenaran ini sudah secara jelas memberitahukan bahwa, ternyata Tuhan Yesus baru mau mengakui seseorang menjadi sahabatnya kalau orang tersebut dalam hal ini termasuk setiap orang percaya atau orang kristen, mau menuruti atau mau berbuat apa yang diperintahkan Tuhan. Jadi bila seseorang tidak mau menuruti atau berbuat apa yang Tuhan Yesus perintahkan, maka dapat dipastikan ia bukan sahabat Tuhan, dan ia tidak bisa mengkleim bahwa ia adalah sahabat Tuhan.

Saat ini bila kita mau membuka mata rohani kita, maka kita bisa melihat bahwa ada begitu banyak cara hidup orang percaya yang tidak sesuai perintah Tuhan.  Pertanyaannya kenapa begitu banyak orang percaya saat ini yang tidak hidup sesuai perintah Tuhan . . ?. Jawabnya sederhana, karena ia sudah terlanjur bersahabat dengan Dunia, bahkan bukan saja bersahabat tetapi sudah terlanjur jatuh cinta kepada dunia, sehingga sulit baginya untuk memutuskan hubungan persahabatannya dengan dunia. Sudah sering saya katakan bahwa persahabatan dengan dunia berarti ada dalam penguasaan kuasa kegelapan.

Firman Tuhan katakan didalam, Yakobus 4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

Orang yang tidak bersahabat dengan Tuhan karena tidak menuruti perintah Tuhan berarti ia tidak berada di pihak Tuhan, atau sama dengan ia melawan Tuhan, dengan demikian ia telah menjadikan dirinya musuh Tuhan, dengan menjadi musuh Tuhan berarti ia pasti binasa.

Dengan mengerti kebenaran seperti ini maka keputusan ada pada setiap pribadi masing-masing orang percaya, apakah mau tetap bersahabat dengan dunia, atau mau bersahabat dengan Tuhan.

Kenikmatan persahabatan dengan dunia bisa dirasakan secara langsung sekarang juga yaitu, menikmati hidup sesuai keinginan daging dan hawa nafsu dunia, dan itulah yang membuat manusia saat ini lebih cenderung untuk memilih bersahabat dengan dunia, daripada bersahabat dengan Allah.

Orang yang mau bersahabat dengan Allah saat ini tidak punya pilihan lain, selain ia harus mematikan keinginan daging dan hawa nafsu dunia yang ada didalam hati dan pikirannya dan ini bukanlah perkara yang mudah. Firman Tuhan katakan dalam, Roma 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. 8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. 8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.

Itulah yang saya katakan sebelumnya, bahwa bersahabat dengan dunia berarti berujung pada kebinasaan, karena orang yang bersahabat dengan dunia tidak mungkin berkenan kepada Allah.

Dengan mengerti kebenaran ini seharusnya membuat  setiap orang percaya memiliki perasaan gentar, apabila saat ini ternyata ia masih terjebak dalam percintaan dunia. Biasanya manusia pada umumnya bila keadaan finansialnya semua baik bahkan boleh dikatakan berkecukupan, maka tak jarang ia menjadi orang yang lupa diri, padahal semua itu adalah mamon.

Firman Tuhan mengingatkan kita didalam Lukas 16:9 Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.”

Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan mamon yang tidak jujur, pertanyaannya persahabatan dengan siapa . . ?. Tentu ikat persahabatan dengan Tuhan. Jadi bukan ikat persahabatn dengan mamon menggunakan Tuhan. Tetapi ikatlah persahabatan dengan Tuhan mempergunakan mamon yang tidak jujur, artinya apa yang kita miliki saat ini bukan untuk dinikmati memuaskan hawa nafsu dunia, tetapi apa yang kita miliki kita mau pakai semua itu untuk hormat kemuliaan Tuhan.

Ingat pesan ini:

  1. Bila engkau mau menjadi sahabat Tuhan, maka berbuatlah apa yang Tuhan perintahkan kepadamu.
  2. Putuskanlah persahabatanmu dengan dunia saat ini jika engkau tidak ingin menjadi musuh Allah.
  3. Jangan lagi hidup menurut daging, tetapi hiduplah menurut roh, karena hidup menurut daging berarti perseteruan terhadap Allah, tetapi hidup menurut roh berarti akan mengalami damai sejahtera Allah.
  4. Menjadi sahabat dunia berarti binasa, tetapi menjadi sahabat Allah berarti engkau akan diterima didalam kerajaan Bapa di Sorga.

Bila engkau diberkati dengan renungan ini, maka berikanlah link renungan ini kepada semua orang yang engkau kasihi. renunganhariini.com

Tuhan Yesus memberkati kita semua.

tags: , , , ,

Related For SAHABAT TUHAN