SELIDIKILAH AKU YA ALLAH

RENUNGAN HARIAN 2926 Kali Dibaca

Renungan Harian – Senin, 2 Faebruari 2015. Selidikilah Aku Ya Allah.

Syalom saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Seringkali kita tidak pernah menyadari bahwa sesungguhnya setiap jejak gerak hidup kita semuanya tidak luput dari pandangan mata Tuhan, dan segala sesuatu yang kita perbuat semua nyata dihadapan Tuhan, itu artinya kita tidak bisa bersembunyi dari Tuhan atau kita tidak bisa menyembunyikan sesuatu dari Tuhan.

Menyadari keadaan ini, sebagai orang percaya kita harus bisa menjaga setiap gerak hidup kita supaya didapatkan berkenan dihadapan Tuhan, sebab bila kita tidak berkenan dihadapanNya maka kita tidak akan mungkin bisa menyatu dengan Tuhan. Untuk hidup berkenan dihadapan Tuhan kita tidak mampu, kita perlu jujur kepada Tuhan untuk menyelidiki akan hati dan pikiran kita dengan berkata kepada Tuhan “selidikilah aku ya Allah”

Itulah yang Daud lalukukan memohon kepada Tuhan untuk menyelidiki hatinya, bahkan ia meminta kepada Tuhan supaya Tuhan menuntunnya dijalan yang kekal. Ini merupakan sebuah cara hidup yang benar dan berkenan dihadapan Tuhan, karena dengan meminta Tuhan untuk menyelidiki hati dan pikiran kita artinya kita mau melibatkan Tuhan dalam seluruh gerak hidup kita.

Fimana Tuhan katakan didalam Mazmur 139:23 Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku; 139:24 lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Kehidupan orang percaya harus seperti ini, membuka diri dan menyerah total dalam kedaulatan Allah, karena sesungguhnya Allah berdaulat penuh atas kehidupan kita, walaupun seringkali kita tidak menyadarinya sehingga membuat kita hidup menuruti pikiran dan keinginan kita.

Sesungguhnya tanpa kita berkata “selidikilah aku ya Allah” Ia sudah mengetahui seluruh gerak hidup kita, karena tanganNyalah yang membentuk buah pinggang kita, dan menenun kita sejak dalam kandungan.

Selidikilah Aku Ya Allah

Ilustrasi : Renungan Harian – Selidikilah Aku Ya Allah | renunganhariini.com

Firman Tuhan katakan didalam Mazmur 139:13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. 139:14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

Kesadaran seperti ini harus ada dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, menyadari sungguh bahwa tangan Tuhanlah yang menmbentuk kita, dan kejadian itu sangat ajaib, itulah yang membuat Daud berkata “jiwaku benar-benar menyadarinya”.

Jika kita tidak membuka diri dan meminta pertolongan Tuhan supaya menuntun langakah kehidupan kita, itu artinya kita menggunakan kehendak bebas kita sebagai manusia dan ingin mengatur kehidupan kita sendiri, padahal kita tahu hidup bukan hanya untuk hari ini saja, sebab dibalik kehidupan ini masih ada hidup yang sesungguhnya yaitu kehidupan kekal.

Daud memperkarakan hidupnya dengan Tuhan karena ia menyadari sungguh bukan kehidupan di dunia ini yang menjadi tujuan hidupnya, tetapi kehidupan kekal yang dirindukannya. Itulah kenapa Daud berkata, lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!

Jalan yang kekal akan nyata hanya bagi orang-orang yang mau menyerahkan hidupnya sepenuhnya dalam pimpinan Tuhan, sebab jalan yang kekal adalah jalan Tuhan, itulah kenapa sebagai orang percaya kita harus mau memperkarakan hidup kita dengan sungguh-sungguh dihadapan Tuhan.

Terkadang karena keinginan kita akan kesenangan dunia membuat kita berlaku serong dihadapan Tuhan, walaupun hal itu kelihatan seperti wajar dihadapan mata manusia, tetapi dalam pengawasan Tuhan perbuatan kita adalah perbuatan yang serong, sebab Tuhan tahu benar akan seluruh gerak pikiran kita, dan itulah yang diakui oleh Daud dalam Mazmur 139 ini.

Mazmur 139:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; 139:2 Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh. 139:3 Engkau memeriksa aku, kalau aku berjalan dan berbaring, segala jalanku Kaumaklumi. 139:4 Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya TUHAN.

Jika demikian, bagaimana mungkin kita bisa bersembunyi dihadapan Tuhan, mungkin dihadapan manusia kita bisa bersembunyi, tetapi tidak dihadapan Tuhan. Oleh sebab itu sebagai orang percaya kita harus mau terus menyerahkan seluruh hidup ini dalam kedaulatan Tuhan, sebab bukan kehidupan hari ini yang menjadi tujuan hidup orang percaya, tetapi kehidupan kekal bersama dengan Tuhan di dalam KerajaanNya.

Mengerti kebenaran ini seharusnya membuat kita bisa berkata kepada Tuhan, selidikilah aku ya Allah. Oleh sebab itu mulai saat ini, Tinggallah Di Dalam Kristus.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: , ,

Related For SELIDIKILAH AKU YA ALLAH