STANDAR HIDUP ORANG PERCAYA

RENUNGAN HARIAN 3073 Kali Dibaca

Renungan HarianStandar Hidup Orang Percaya. Syalom saudaraku yang dikashi oleh Tuhan Yesus Kristus. Tema renungan hari ini adalah, Standar Hidup Orang Percaya.

Saudaraku yang Tuhan Yesus kasihi, kita harus menyadari sungguh bahwa kalau kita benar-benar percaya kepada Allah didalam Tuhan Yesus Kristus itu artinya kita juga harus memiliki sebuah standar hidup yang Bapa kehendaki. Stadar hidup orang percaya yang Allah Bapa di Sorga kehendaki ialah standar hidup Tuhan Yesus, yang telah ditunjukanNya selama Ia ada didunia ini.

Bila orang percaya tidak memiliki standar hidup sama seperti Kristus, itu sama halnya dengan kita sedang berkhianat kepada Allah, dan ini merupakan dosa yang tidak pernah kita sadari.

Mungkin akan menjadi pertanyaan bahwa Standar hidup yang sama seperti Kristus itu, yang bagaimana?.

Standar hidup-Nya sama seperti apa yang firman Tuhan ungkapkan didalam Matius 8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: “Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.” 8:20 Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

Jadi, sebagai orang percaya kalau kita berkata bahwa kita ini pengikut Kristus, maka kita juga harus memiliki prinsip hidup sama seperti Kristus yaitu “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”, Artinya samasekali tidak terikat dengan sebuah kesenangan hidup, tidak mengingini sebuah kemapanan hidup.

Itulah kenapa firman Tuhan katakan “Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. (I Yohanes 2:6). Perhatikan kalimat yang saya garisbawahi itu.

Hidup Kristus itu, jauh dari kehidupan yang orang dunia katakan “hidup mapan”. Oleh sebab itu setiap orang percaya yang benar-benar mau mengikut Tuhan Yesus, wajib memiliki prinsip hidup ini, tidak lagi memiliki keinginan untuk menikmati berbagai kesenangan dunia, tidak lagi menginginkan sebuah kemapanan hidup.

Itulah kenapa dibeberapa renungan tahun-tahun kemarin saya pernah singgung, dimana seringkali saya berkata kepada Tuhan “hamba memilih untuk tidak lagi menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya ya Tuhan”

Bukan berarti orang percaya tidak boleh memiliki hidup yang mapan, tetapi yang menjadi penekanan disini adalah “tidak boleh mengingini”. Kalau sebagai orang percaya hati kita masih mengingini sebuah kemapanan hidup, maka sama halnya dengan kita mengingini dunia ini dengan segala kesenangannya.

Jadi kalau saat ini kita memiliki sebuah kehidupan yang mapan, itu artinya kita juga harus tetap sadar bahwa semuanya itu bukan milik kepunyaan kita, tetapi kepunyaannya Tuhan, sebab Tuhanlah yang memiliki seluruh hidup kita dan berhak penuh atas hidup kita. Dengan memiliki kesadaran ini maka kita bisa menggunakan semua yang kita miliki saat ini hanya untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan saja.

Standar Hidup Orang Percaya

Ilustrasi : Renungan Harian Kristen | Standar Hidup Orang Percaya | renunganhariini.com

Ingat bila ada orang percaya yang masih mengingini “kemapanan hidup” berarti ia berkhianat kepada Tuhan dan berkhianat itu sama dengan berdosa terhadap Allah Bapa di Sorga, karena yang Allah Bapa inginkan adalah semua orang percaya harus memiliki cara hidup yang sama seperti kristus.

Seringkali saya katakan bahwa kalau kita mau belajar akan kebenaran firman Tuhan dengan benar, mulai dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu, disitu kita akan menyadari bahwa tidak ada satu ayat firman Tuhan-pun yang mengajarkan kita untuk menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya, atau yang mengajarkan kita untuk mengingini sebuah “kemapanan hidup”.

Satu bukti nyata seperti yang Tuhan Yesus katakan pada ayat firman Tuhan tadi, dimana saat ada orang yang datang dan berkata mau mengikuti Dia, maka kata Tuhan Yesus kepadanya “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

Itulah kenapa pada ayat firman Tuhan yang lain kita juga diajarkan seperti yang firman Tuhan katakan didalam, Ibrani 13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Atau didalam, I Timotius 6:8 Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.

Jadi ini semua yang harus menjadi prinsip hidup kita sebagai orang percaya. Dan standar hidup orang percaya yang benar itu adalah hidup hanya untuk melakukan apa yang menjadi kehendak Allah Bapa di Sorga, sama seperti yang Tuhan Yesus sudah melakukannya, dan cara hidup Tuhan Yesus itu ditinggalkan bagi kita, menjadi sebuah warisan cara hidup atau gaya hidup, yang harus dimiliki oleh setiap orang percaya.

Mungkin ada yang merasa terganggu dengan pernyataan seperti ini, tetapi itulah standar hidup kekristenan yang benar. Kalu kita mau sadar bahwa dunia ini bukan tujuan hidup kita, dunia ini sedang lenyap dengan segala keinginannya, dan tujuan hidup kita adalah tinggal didalam Kerajaan Bapa di Sorga sebab itu merupakan tanah air kita yang sesungguhnya yaitu tanah air Sorgawi, seperti yang saya katakan di renungan kemarin, maka saat ini fokus hidup kita akan menjadi lebih jelas yaitu:

MEMPERSIAPKAN DIRI MENANTI KEDATANGAN TUHAN

Jadi kalau saat ini ada orang percaya yang masih terikat dengan keinginan untuk memiliki kemapanan hidup maka pada akhirnya ia tidak akan bisa hidup melakukan apa yang menjadi kehendak Allah Bapa di Sorga, dan itu juga yang akan membuatnya tidak dikenal oleh Allah Bapa di Sorga.

Baca juga Renungan :

KELUAR DARI KEGELAPAN KEDALAM TERANGNYA

Bila sudah demikian, pada akhirnya orang-orang seperti ini akan terbuang kedalam kebinasaan kekal, dan itu artinya hidup dalam neraka sampai selama-lamanya.

Kiranya kebenaran ini mengubah setiap kita, dan membuat kita semakin menyadari bahwa stadar hidup orang percaya yang benar adalah hidup sama seperti Kristus, yang tidak lagi memiliki keinginan sebuah kemapanan hidup.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin. renunganhariini.com

tags: ,

Related For STANDAR HIDUP ORANG PERCAYA