TAKUT AKAN ALLAH SECARA BENAR

Renunganhariini.com – Renungan Harian: Saudaraku ada banyak orang yang merasa hebat, kuat, terhormat, terpandang, merasa paling dihargai dan disegani karena mereka memiliki pangkat, jabatan,kedudukan, maupun kekayaan, sehingga dengan semua itu mereka merasa menjadi orang yang paling berkuasa dan paling bahagia dalam hidup ini.

Tetapi sesungguhnya mereka tidak pernah menyadari bahwa itu semua tidak bernilai tinggi, tidak bernilai kekal, semua kebanggaan itu akan berakhir dengan kesia-siaan.

Satu hal yang harus kita mengerti dan harus kita pahami saat ini adalah, tidak ada orang yang lebih terhormat, lebih terpandang, lebih sukses, lebih beruntung bahkan lebih mulia, dari orang yang sungguh-sungguh hidup takut akan Tuhan secara benar. Sebab orang yang takut akan Tuhan secara benar, itu adalah kesuksesan hidup yang bernilai tinggi dan bernilai kekal.

Kalau di dalam (Amsal 1:7) firman Tuhan katakan bahwa takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, maka kata takut di dalam ayat ini sesungguhnya memiliki makna bukan takut secara biasa, tetapi rasa takut yang disertai kegentaran, karena menyadari kedahsyatan Allah, keagungan Allah, kemahakuasaan Allah yang maha tinggi.

Kalau orang sekedar berkata Allah itu dahsyat, Allah itu agung, tanpa memiliki rasa takut seperti yang dimaksudkan dalam ayat firman Tuhan ini, maka belum tentu orang tersebut memiliki rasa takut akan Allah secara benar. Apalagi kalau orang itu mengatakan Allah itu dahsyat atau agung hanya karena mendengar apa kata orang lain. Itu artinya ia belum benar-benar menghayati dan memiliki rasa takut akan Allah secara benar.

Jadi arti sesungguhnya dari kata takut akan Allah dalam amsal 1:7 ini adalah, adanya perasaan gentar yang penuh kengerian karena benar-benar menyadari akan kedahsyatan Allah yang Maha tinggi, Allah yang telah menciptakan dunia ini yaitu langit bumi dengan segala isinya, Allah yang sanggup mengadakan apa yang tidak ada menjadi ada, bahkan Allah yang telah menciptakan manusia dengan tangan-Nya sendiri bahkan yang telah menghembuskan nafas hidupnya ke dalam diri manusia.

Renungan Harian Kristen
Renungan Harian : Takut Akan Allah Secara Benar

Lalu bagaimana supaya kita bisa memiliki rasa takut akan Allah secara benar?. Tidak ada cara lain, selain kita harus belajar untuk mengenal Allah secara benar. Dan belajar mengenal Allah secara benar itu hanya dengan satu cara yaitu terus mengisi bejana hati kita dengan kebenaran Firman Allah setiap hari. Dengan pengenalan kita akan Allah secara benar akan membuat kita bisa memiliki rasa takut akan Allah secara benar.

Jadi kalau kita hidup sebagai orang percaya, kita memiliki rasa takut akan Allah yang benar seperti ini, maka hal itu akan terlihat jelas dan nyata dalam kehidupan kita dimana cirinya adalah;

  1. Kita akan berjuang untuk tetap hidup dalam kesucian dan kekudusan Allah. Dan ini merupakan ekspresi dari rasa kasih kita kepada Allah.

Cara hidup ini akan membuat kita terus berusaha untuk menjaga hati, pikiran, perasaan, maupun seluruh tindakan hidup kita, bahkan manusia batiniah kita supaya benar-benar bersih, dan tidak munafik di dalam setiap tindakan hidup.

Dengan cara hidup seperti ini maka kita akan mengalami Tuhan lewat setiap peristiwa hidup yang kita hadapi dan yang kita alami. Disitulah kita akan semakin bertumbuh dalam pengenalan akan Allah secara benar.

  1. Kita akan membela Allah tanpa batas. Ini bukan berarti Allah perlu dibela. Membela Allah tanpa batas artinya kita akan lebih memilih untuk mengisi waktu hidup kita dengan mencari Allah, dan itu lebih penting dari apa pun, dari pada membuang-buang waktu hidup kita hanya untuk sebuah hobi atau sebuah kesenangan diri.
  2. Orang yang takut akan Allah secara benar juga bisa terlihat dari prinsip hidupnya yaitu ia tidak akan takut mati. Sebab kematian baginya akan menjadi hari yang sangat membahagiakan, karena ia percaya dibalik kematian itulah ia akan berjumpa dengan Allah sebagai pribadi yang ia rindukan selama ini.

Kiranya kebenaran ini membuat kita semakin mengerti apa itu takut akan Allah secara benar. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin. (Renungan oleh:Pdt.Franky Tutuhatunewa).

You might like

About the Author: RHI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *