TERIKAT DENGAN TUHAN

RENUNGAN HARIAN 3817 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianTerikat Dengan Tuhan. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini berjudul; Terikat Dengan Tuhan.

Saudaraku, satu hal yang harus kita sadari saat kita hidup sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus adalah, hidup kita sesungguhnya telah terikat dengan Tuhan. Kita harus mengerti bahwa orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, itu berarti ia telah menyerahkan dirinya menjadi milik Kristus.

Hal ini sama dengan kita telah membuat sebuah perjanjian untuk menjadi umat Tuhan, menjadi sekutunya Tuhan, dimana Tuhan Yesuslah yang menjadi Majikan Agung kita, dan itu artinya kita harus tunduk sepenuhnya dalam pengaturan Tuhan, serta hidup hanya untuk melakukan kehendak Tuhan.

Orang percaya yang benar akan menyadari bahwa ia tidak berkuasa lagi atas seluruh kehidupannya, sebab saat ia percaya kepada Tuhan Yesus Kristus itu artinya segenap kehidupannya mutlak menjadi milik Tuhan sepenuhnya.

Persoalannya adalah, ada begitu banyak orang percaya yang tidak menyadari akan hal ini, dan mereka tetap merasa berhak menikmati hidup yang mereka miliki sesuai dengan keinginan hati mereka, dimana mereka hidup tidak sepenuhnya dalam penurutan akan kehendak Allah, sebaliknya mereka hidup terus mengikuti dan menuruti kehendak diri sendiri yang diwarnai dengan gaya hidup dunia.

Jika gaya hidup orang percaya masih demikian, itu artinya mereka belum percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, sebab orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, akan menyadari bahwa dirinya sudah dibeli dan harganya lunas dibayar. Firman Tuhan katakan di dalam;

I Korintus 6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Satu hal yang harus kita sadari, bahwa saat kita telah dibeli oleh Tuhan lewat pengorbanan, penebusan Tuhan Yesus Kristus di atas kayu salib, dimana Tuhan Yesus harus menanggung penderitaan yang sangat luar biasa, itu bukan untuk kepentingan Tuhan, tetapi untuk kepentingan setiap orang yang mau sungguh-sungguh percaya kepada-Nya supaya tidak binasa, melainkan akan memperoleh hidup yang kekal.

Jadi kalau kita berkata, kita percaya kepada Tuhan Yesus, itu artinya kita mengambil keputusan untuk membuat perjanjian dengan Tuhan, untuk menjalankan hidup ini tidak lagi menuruti apa yang kita inginkan, tetapi menuruti semua perintah Tuhan dan melakukan kehendakNya.

Terikat Dengan Tuhan

Renungan Harian Kristen : Terikat Dengan Tuhan | Renunganhariini.com

Kalau kita melihat kebelakang pada zaman perjanjian lama, saat Abraham dipanggil oleh Allah untuk menjadi berkat bagi seluruh umat manusia, Abraham harus menuruti apa yang Allah kehendaki, dimana Abraham harus keluar dari Urkasdim dan berjalan dalam pimpinan Allah. Firman Tuhan katakan di dalam; (Kejadian 12: 1 – 3)

Kejadian 12:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;

12:2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”

Keputusan Abraham untuk mengikuti apa yang Allah perintahkan, sama halnya dengan Abraham membuat perjanjian dengan Allah untuk menuruti semua kehendak Allah, walaupun ia sendiri belum tahu negeri mana yang akan ia tuju, karena Allah belum menunjukan kepadanya, tetapi ia memilih untuk taat berjalan mengikuti perintah Allah.

Saat ini tidak banyak orang percaya yang berani mengambil keputusan untuk hidup seperti Abraham, yaitu menuruti perintah Allah dan melakukan kehendak-Nya. Hal itu terlihat jelas dari cara hidup mereka yang masih diwarnai gaya hidup dunia.

Ini menggambarkan bahwa mereka mengaku percaya kepada Allah, hanya memiliki satu tujuan yaitu untuk memanfaatkan Allah supaya bisa memenuhi semua keinginan diri mereka yang hanya tertuju kepada pemenuhan berkat-berkat jasamani.

Saudaraku, kita harus sadar bahwa saat kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, kita memiliki perjanjian, dan perjanjian kita dengan Tuhan itu, tidak ada sedikitpun untuk kepentingan Tuhan, sebaliknya perjanjian kita untuk terikat dengan Tuhan itu, sepenuhnya hanya untuk kepentingan diri kita sendiri yaitu, kita akan diselamatkan oleh Tuhan Yesus Kristus di kekekalan nanti.

Oleh sebab itu kita harus sadar bahwa perjanjian kita dengan Tuhan demi masa depan kita di kekekalan nanti, menuntut segenap kehidupan kita harus dipersembahkan bagi Tuhan. Artinya kita harus hidup sesuai perintah Tuhan dan melakukan semua kehendak-Nya.

Sekali lagi, semuanya itu bukan untuk kepentingan Tuhan, sebab Tuhan tidak membutuhkan apapun dari kita. Mengikat diri dengan Tuhan artinya berjanji menuruti semua perintah Tuhan. Jadi dalam hal ini, demi keselamatan kita di kekelan nanti, kita harus hidup malakukan bagian yang harus kita kerjakan, dan Tuhan juga akan melakukan bagian-Nya, tetapi sekali lagi semuanya itu bukan untuk kepentingan Tuhan, melainkan untuk kepentingan hidup kita sendiri.

Disini kita harus sungguh-sungguh menyadari dan menghayati bahwa betapa besarnya kasih Allah itu kepada kita. Suatu anugerah yang luar biasa, kalau Tuhan semesata alam, Allah pencipta langit dan bumi ini mau membayar harga yang begitu mahal, yaitu mengorbankan anak-Nya yang tunggal Tuhan Yesus Kristus, supaya oleh korban penebusan-Nya di atas kayu salib, setiap orang yang mau percaya kepada-Nya beroleh keselamatan kekal.

Menghayati akan kebaikan Tuhan atas hidup kita, dimana Ia berkenan mau mejadikan kita sebagai sekutu-Nya, sebagai anak-anak-Nya, seharusnya membuat kita menyadari bahwa, segenap hidup yang kita persembahkan untuk kemuliaan nama-Nya, mempersembahkan semua yang kita miliki sekalipun untuk pekerjaan-Nya di dunia ini, semuanya itu tidak ada artinya dibandingkan dengan keselamatan jiwa yang kita terima di dalam Tuhan Yesus Kristus di kekekalan nanti.

Apa yang Allah Bapa di sorga sediakan bagi setiap orang yang mau hidup menuruti perintah-Nya dan melakukan kehendak-Nya, yaitu hidup dalam kemuliaan-Nya, jauh lebih berharga dari kesenangan dunia apapun yang dunia tawarkan saat ini.

Kalau kita mau menyadari semua ini, maka kita patut bersyukur bahwa Allah berkenan mau menjadikan kita sebagai sekutu-Nya. Itulah kenapa betapa berharganya hidup kita sebagai orang percaya yang sungguh-sungguh mau mengikatkan diri dengan Tuhan, menjaga perjanjian kita dengan Tuhan, dan hidup melakukan kehendak-Nya.

Ingat, sehebat apapun kita, tidak akan menguntungkan bagi Tuhan, dan kita harus sadar bahwa kita tidak memiliki suatu, atau kita tidak punya apa-apa yang bisa diperhitungkan dan berguna bagi Tuhan. Hanya oleh anugerah-Nya semata-mata Tuhan bisa melengkapi kita dengan segala sesuatu yang berguna bagi kerajaan-Nya.

Kesadaran ini akan membuat kita semakin mengerti bahwa betapa berharganya hidup yang Tuhan anugerahkan bagi kita, dan itu juga yang akan membuat kita hanya mau meninggikan Dia di dalam seluruh gerak kehidupan kita.

Semua keputusan ada ditangan kita, apakah kita mau memegang perjanjian kita dengan Tuhan sebagai orang percaya, yang percaya kepada-Nya di dalam Tuhan Yesus Kristus, atau kita mau tetap hidup menuruti keinginan diri yang penuh dengan cara hidup dunia dan akan menggiring kita kepada kebinasaan kekal.

Terikat dengan Tuhan akan menuntun kita kepada keselamatan kekal, dan melepaskan diri dari ikatan dengan Tuhan akan membawa kebinasaan. Hendaklah kebenaran ini membuat kita semakin mengerti mengapa Allah begitu mengasihi kita, sebab roh kita adalah roh yang berasal dari pada-Nya, itulah kenapa Allah tidak ingin kita binasa di dalam kekekalan nanti. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga : Pengharapan Orang Kristen

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com     

tags: , ,

Related For TERIKAT DENGAN TUHAN