TETAP BERJALAN DI DALAM RANCANGAN TUHAN

RENUNGAN HARIAN 4595 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianTetap Berjalan Di Dalam Rancangan Tuhan. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini berjudul; Tetap Berjalan Di Dalam Rancangan Tuhan.

Saudaraku, supaya kita tidak keluar dari rancangan Tuhan, dan bisa tetap berjalan di dalam rancangan-Nya, maka kita harus belajar untuk mengerti apa yang menjadi rencana Tuhan dan rancangan Tuhan atas hidup kita.

Kenapa kita harus belajar untuk mengerti apa yang menjadi rancangan Tuhan atas hidup kita?, sebab apa yang Tuhan rencanakan atas hidup kita, apa yang Tuhan rancangkan atas hidup kita, seringkali berbeda dengan apa yang kita pikirkan atau apa rencanakan atas hidup kita sendiri. Hal ini jelas seperti yang firman Tuhan katakan di dalam;

Yesaya 55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.

Kebenaran firman Tuhan ini, jelas menunjukan kepada kita bahwa, kita harus belajar mengerti rancangan Tuhan atas kehidupan kita. Kalau kita tidak belajar untuk mengerti rancangan Tuhan atas hidup kita, maka pada akhirnya kita tidak bisa tetap berjalan di dalam rancangan-Nya, atau dengan kata lain, kita akan berjalan di luar rancangan-Nya.

Banyak orang percaya saat ini seringkali memaksa Tuhan untuk mengikuti apa yang menjadi keinginan hati mereka, apa yang mereka rencanakan dan rancangkan menurut keinginan mereka sendiri.

Hal ini seringkali terlihat dari cara mereka berdoa, dimana di dalam doa tersebut mereka mengklaim supaya Tuhan melakukan mukjizat sesuai dengan apa yang mereka doakan.

Misalnya, seringkali kita dengar banyak hamba Tuhan yang berdoa untuk meminta mukjizat kesembuhan, pemulihan ekonomi, sukses dalam usaha, menolak kebangkrutan, dan lain sebagainya.

Hal ini semua dilakukan karena banyak orang percaya yang merasa berhak untuk meminta semuanya itu, sebab mereka menganggap bahwa mereka sudah menjadi anak Tuhan, dengan cara percaya kepada Tuhan Yesus, lalu dengan demikian mereka bisa memanfaatkan Tuhan untuk memenuhi semua keinginan mereka.

Pertanyaannya sekarang, kalau Tuhan pada akhirnya menyatakan mukjizat kesembuhan, melakukan pemulihan ekonomi, memberkati usaha menjadi sukses, dan berbagai macam mukjizat lainnya, lalu apakah itu bisa menjadi jaminan bahwa kita sudah menjadi anak Tuhan yang berkenan kepada-Nya.

Mari kita sejenak menengok ke belakang dan melihat kembali perjalanan bangsa Israel saat mereka keluar dari tanah Mesir menuju tanah Kanaan. Tuhan menolong mereka, memimpin mereka, dan melakukan mukjizat sepanjang perjalanan mereka menuju ke tanah Kanaan, bahkan mukjizat yang dialami oleh bangsa ini dapat dikatakan begitu spektakuler dan luar biasa.

Hal itu bisa di lihat mulai dari bagaimana Tuhan mengeraskan hati Firaun, karena dimata Tuhan apa yang Firaun lakukan terhadap bangsa ini merupakan sesuatu yang jahat, lalu Tuhan mengeraskan hatinya dan Tuhan melakukan banyak mukjizat sehingga Firaun rela melepaskan bangsa ini keluar dari tanah Mesir.

Perjalanan mereka ke luar dari tanah Mesir-pun di tandai dengan begitu banyak mukjizat, bahkan sampai laut terbelah menjadi dua, sehingga bangsa Israel bisa terhindar dari kejaran para prajuritnya Firaun.

Tuhan juga menyediakan makanan kepada mereka diwaktu pagi dan petang, dimana pada waktu petang mereka disediakan burung puyuh, dan diwaktu pagi Tuhan sediakan manna kepada mereka, bahkan dari dalam batu karang sekalipun Tuhan memberikan air kepada mereka dan kepada semua ternak mereka supaya mereka bisa minum.

Tetap Berjalan Di Dalam Rancangan Tuhan

Renungan Harian Kristen : Tetap Berjalan Di Dalam Rancangan Tuhan | Renunganhariini.com

Dalam perjalanan itu, Tuhan tetap bersama-sama dengan mereka. Seperti yang firman Tuhan katakan dalam;

Keluaran 13:21 TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam. 13:22 Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu.

Ini artinya bangsa ini hidup setiap hari penuh dengan mukjizat Allah. Setiap hari mereka melihat mukjizat Allah terjadi, dan itu terus dinyatakan dalam hidup mereka. Tetapi itu semua tidak menjadi jaminan mereka lalu hidup menuruti perintah Allah, atau hidup sesuai dengan rancangan Allah atas hidup mereka. Mereka tetap bersungut-sungut, mereka tetap memberontak kepada Allah. Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Keluaran 32:9 Lagi firman TUHAN kepada Musa: “Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.

Kalau kita belajar kebenaran firman Tuhan dengan benar, maka kita akan tahu kalau sebagian besar dari bangsa ini yang keluar dari tanah Mesir, mereka harus mati di padang gurun, akibat dari tidak hidup sesuai dengan perintah Tuhan, atau hidup melanggar perintah Tuhan. Firman Tuhan katakan di dalam;

I Korintus 10:5 Tetapi sungguhpun demikian Allah tidak berkenan kepada bagian yang terbesar dari mereka, karena mereka ditewaskan di padang gurun. 10:6 Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat,

Jadi hanya sebagian kecil saja dari angkatan yang keluar dari tanah Mesir itu yang yang di izinkan Tuhan tetap hidup sampai masuk ke tanah kanaan. Itu artinya, Allah bukan saja penuh dengan kasih, tetapi juga tetap berdiri diatas keadilan-Nya, dimana Ia sekali-kali tidak akan membebaskan orang yang bersalah dari hukuman.

Keluaran 34:6 Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya, 34:7 yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.”

Satu bukti bahwa Allah tidak dapat menyangkal hakekat-Nya sebagai Allah yang adil adalah, Musa sendiri yang memimpin bangsa itu keluar dari tanah Mesir, tidak di izinkan Allah untuk masuk sampai ke tanah kanaan. Firman Tuhan katakan di dalam;

Bilangan 20:12 Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: “Karena kamu tidak percaya kepada-Ku dan tidak menghormati kekudusan-Ku di depan mata orang Israel, itulah sebabnya kamu tidak akan membawa jemaah ini masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepada mereka.”

Dari kebenaran ini kita bisa belajar bahwa mukjizat demi mukjizat yang terjadi dalam hidup orang pecaya setiap hari sekalipun, tidak menjadi jaminan untuk kita bisa diterima di dalam Kerajaan-Nya di sorga.

Dimata Tuhan, satu kesalahan harus tetap mendapatkan hukuman. Sebab dengan demikian, kita akan tahu bahwa Dia bukan saja Allah yang setia, Allah yang penuh dengan kasih, tetapi Dia juga Allah yang adil.

Itulah mengapa sangat penting bagi kita sebagai orang percaya, harus belajar sungguh-sungguh untuk mengerti apa yang menjadi rencana Tuhan dan rancangan Tuhan dalam hidup kita, supaya kita bisa terus menjaga langkah kehidupan kita tetap berjalan dalam rancangan-Nya, sebab rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera. Firman Tuhan katakan di dalam;

Yeremia 29 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. 8:30 Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Jadi lihatlah rancangan Tuhan atas hidup kita, bukan hanya untuk apa yang bisa kita makan, kita minum, kita pakai, dan bisa kita nikmati selama kita masih hidup di dunia ini. Sebab Tuhan tidak pernah merancangkan sesuatu kepada kita, rancangan yang tidak memiliki nilai kekal.

Kalau firman Tuhan katakan bahwa rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera yang memberikan kepada kita hari depan yang penuh harapan, itu bukan tentang sukses hidup dan kenikmatan hidup dunia yang bisa kita nikmati saat ini. Akan tetapi yang dimaksudkan dengan masa depan yang penuh harapan disini adalah, masa depan kita di kekekalan nanti, supaya kita tidak binasa di kekekalan nanti.

Jadi mulailah untuk melihat bahwa rencana Tuhan dan rancangan Tuhan atas hidup kita itu, maksudnya supaya kita bisa dibawa untuk masuk dalam proyek penyelamatan Allah pada dunia yang akan datang. Ini artinya Allah mau supaya kita dikembalikan kepada rancangan Allah semula, yaitu hidup di dalam kemuliaan-Nya di sorga dan bukan di dunia ini.

Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Kolose 3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. 3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.

Oleh sebab itu, kalau saat ini kita masih terus mengarahkan hidup kita hanya tertuju kepada perkara-perkara duniawi saja, maka kita tidak bisa berjalan dalam rencana Allah, dan itu artinya jejak langkah kehidupan kita saat ini sedang menuju kebinasaan kekal.

Saudaraku, kiranya kebenaran ini membuat kita semakin sadar, betapa pentingnya tetap berjalan dalam rancangan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga renungan : Menghargai Masa Hidup Yang Singkat

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For TETAP BERJALAN DI DALAM RANCANGAN TUHAN