TIDAK LAGI MENGHARAPKAN KESENANGAN DUNIA

RENUNGAN HARIAN 1357 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Harian KristenTidak Lagi Mengharapkan Kesenangan Dunia. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan hari ini berjudul “Tidak Lagi Mengharapkan Kesenangan Dunia”.

Orang percaya yang mau sungguh-sungguh berjuang untuk mengalahkan diri sendiri, harus memiliki prinsip hidup ini yaitu, tidak lagi mengharapkan kesenangan dunia.

Baca juga renungan :

Mengalahkan Diri Sendiri

Hal ini harus menjadi target hidup yang harus dicapai oleh setiap orang percaya, yaitu bagaimana kita harus berjuang untuk mematikan setiap keinginan yang selalu menguasai hati dan pikiran kita. Karena bila kita berhasil untuk mematikan setiap keinginan diri, maka dengan sendirinya apa yang menjadi kesengan dunia yang bisa kita nikmati, sudah bukan lagi menjadi tujuan hidup yang utama.

Sebagai hamba Tuhan, saya sendiri terus berjuang untuk mengalahkan diri sendiri dari berbagai keinginan, dan itulah kenapa setiap kali berdoa saya sering mengatakan kepada Tuhan, “matikanku ya Allah dari segala keinginan yang tidak berkenan dihadapanMu” namun seringkali masih saja ada keinginan yang melintas dalam pikiran ini, maka tak jarang untuk memaksa diri tidak lagi mengharapkan kesenangan dunia, saya harus membuat pilihan, dan pilihan itu yang membuat saya berkata kepada Tuhan “ya Allahku hamba memilih untuk tidak lagi menikmati dunia ini dengan segala kesengannya”.

Tidak Lagi Mengharapkan Kesenangan Dunia

Renungan Harian Kristen | Tidak Lagi Mengharapkan Kesenangan Dunia | renunganhariini.com

Saudaraku yang Tuhan Yesus kasihi, kita harus berani menggantikan keinginan diri untuk menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya, dengan satu keinginan yang baru yaitu, keinginan untuk menikmati Tuhan saja dan tidak ada yang lain.

Memang kedengarannya seperti konyol, tetapi inilah kebenaran yang murni, dimana setiap orang percaya harus berani mengarahkan seluruh hidupnya hanya untuk menikmati Tuhan saja, yaitu dengan cara hidup melakukan apa yang menjadi kehendak Allah dan menyelesaikan pekerjaanNya.

Prinsip hidup seperti inilah yang dimiliki oleh Tuhan Yesus. Selama Ia ada di dunia ini, Ia lebih memilih taat untuk melakukan apa yang menjadi keinginan Bapa di Sorga, dan ketaatanNya adalah ketaatan yang tak bersyarat. Itulah kenapa Allah mau setiap orang percaya harus hidup sama seperti Kristus hidup.

Jadi menjalani hidup sebagai orang percaya, kita harus memiliki target yang harus dicapai, dan target yang harus kita capai adalah “hidupku bukan aku lagi, tetapi Kristus yang hidup di dalam aku”. Inilah prinsip hidup yang juga dimiliki oleh Paulus.

Galatia 2:19 Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; 2:20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Sampai di taraf hidup seperti ini, setiap orang percaya barulah pantas mendapatkan pernyataan yang Paulus ungkapkan bahwa; “Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah”

Kolose 3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. 3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. 3:3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. 3:4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Untuk mencapai target ini maka setiap orang percaya harus terus menerus mengalami pembaharuan pikiran dari hari lepas hari, karena dengan mengalami pembaharuan pikiran secara terus menerus, maka manusia lama kita akan dimatikan, dimana keinginan untuk menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya akan terkikis habis.

Kenapa?. Karena kita tahu bahwa menerima kemuliaan bersama-sama dengan Kristus di dalam Kerajaan Bapa di Sorga, akan jauh lebih berharga dari apapun yang bisa kita nikmati di dunia ini.

Inilah yang menjadi kunci, bagaimana kita bisa mematikan manusia lama kita dan hidup mengenakan manusia baru yang terus menerus dibaharui dari sehari ke sehari. Dan prinsip seperti ini juga yang membuat kita berbeda dengan dunia ini.

Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Ingat saudaraku kalau manusia lama kita telah mati, itu berarti kita juga bersedia untuk tidak memiliki keinginan diri sendiri, tetapi yang kita cari setiap hari adalah apa yang menjadi keinginan Allah Bapa di Sorga yang harus kita lakukan menurut kehendakNya.

Jadi setiap keinginan yang ada dalam diri kita setelah manusia lama kita dimatikan, hanyalah keinginan-keinginan untuk kepentingan Kerajaan Allah dan keinginan untuk hidup menyenangkan hari Bapa di Sorga.

Keinginan untuk kepentingan kerajaan Allah yang dimaksudkan disini adalah, sebagaimana kita tahu bahwa kita beroleh keselamatan di dalam Kristus Yesus, maka kita akan berjuang dan mengusahakan agar banyak orang dapat dibawa kepada Tuhan, supaya mereka juga dapat bertumbuh di dalam pengenalan akan Tuhan dengan benar dalam kebenaranNya, dan pada akhirnya mereka juga boleh menjadi bagian dari orang-orang yang dilayakkan untuk menerima kemuliaan di dalam Kerajaan Allah Bapa di Sorga.

Semuanya ini harus menjadi target hidup kita sebagai orang percaya. Dengan target hidup seperti ini maka kita tidak lagi mengharapkan kesenangan dunia, apapun itu bentuknya.

Kenapa?. Karena kita tahu kesenangan yang akan kita terima di dalam kerajaan Bapa di Sorga, saat kita hidup sungguh-sungguh melakukan kehendakNya, tidak dapat dinilai dengan apapun dari kesenangan dunia yang bisa kita nikmati saat ini.

Baca Juga Renungan :

Kehidupan Sesuai Standar Allah

Kiranya kebenaran ini dapat mengubah kita untuk tidak lagi mengharapkan kesenangan dunia. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Artikel by Frank Tutu | Copyright © 2015 – Original Content | renunganhariini.com

tags: ,

Related For TIDAK LAGI MENGHARAPKAN KESENANGAN DUNIA