TUHAN TEMPAT PERLINDUNGAN YANG TEDUH

RENUNGAN HARIAN 1919 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan HarianTuhan Tempat Perlindungan Yang Teduh. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Tuhan Tempat Perlindungan Yang Teduh.

Saudaraku, sebagai orang percaya kita harus menyadari bahwa, kita adalah umat ciptaan. Artinya kita ada karena ada yang menciptakan, dan setiap manusia pada umumnya menyadari akan hal ini, bahwa semua manusia di muka bumi ini ada karena diciptakan, dan yang menciptakan itu adalah Tuhan.

Itulah kenapa, kalau setiap orang yang beragama ditanyakan, kepada siapa mereka berlindung?, maka pasti jawabannya kepada Tuhan. Jawaban itu didasari atas sebuah kesadaran bahwa manusia adalah umat ciptaan Tuhan.

Karena Tuhan yang menciptakan, maka setiap kita sebagai orang percaya harus mengakui bahwa yang memiliki hidup kita ini adalah Tuhan. Dengan demikian orang percaya harus menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya pemilik hidup dan tempat perlindungan dalam hidup ini.

Sayangnya banyak orang tidak mau menjadikan Tuhan sebagai pemilik hidup mereka, dan tempat perlindungan atas hidup mereka. bahkan mereka tidak mengerti dengan benar apa artinya dimiliki oleh Tuhan dan apa artinya berlindung pada Tuhan.

Ada begitu banyak orang percaya yang merasa sudah menjadikan Tuhan sebagai pemilik hidup mereka, dan merasa sudah berlindung pada Tuhan, tetapi sesungguhnya dari cara hidup yang mereka tunjukan, cara hidup yang mereka jalani, menunjukan bahwa mereka sedang menolak perlindungan Tuhan, karena mereka percaya kepada Tuhan tetapi tetap hidup dalam cara hidup dunia.

Hal inilah yang membuat suatu hari nanti mereka baru akan terkejut kalau Tuhan berkata bahwa, Tuhan tidak mengenal orang-orang seperti ini. Sebab ternyata selama hidup di dunia ini, mereka tidak pernah menjadikan Tuhan sebagai tempat perlindungan yang teguh.

Ada beberapa hal penting yang harus dimengerti jika seseorang mau hidup dalam perlindungan Tuhan dan menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya pemilik hidupnya.

Hal yang pertama, setiap kita harus menyadari dan mengakui sungguh, bahwa kita ini mahluk yang lemah, artinya kita tidak dapat berbuat apa-apa tanpa Tuhan.

Biasanya yang sering terjadi adalah, bila seseorang merasa keadaan hidupnya tidak bermasalah, artinya, makan, minum dan pakai serta semua fasilitas hidupnya tercukupi dan bisa ia nikmati, maka ia tidak akan sungguh-sungguh berlindung pada Tuhan, tidak sungguh-sungguh untuk mencari perlindungan Tuhan.

Hal ini akan terlihat jelas disaat ia menghadapi masalah, barulah ia mau datang kepada Tuhan, mencari Tuhan, meminta pertolongan Tuhan supaya Tuhan bisa menyelesaikan persoalan hidup yang sedang ia hadapi.

Kalau cara hidup seperti ini yang terjadi dalam hidup orang percaya, maka hal itu sesungguhnya menunjukan bahwa orang-orang seperti ini tidak menghargai Tuhan. Dengan bahasa yang agak keras saya harus jujur berkata, orang-orang seperti ini telah menjadikan Tuhan tidak bedanya dengan ban serep, yang baru akan digunakan bila di perlukan.

Kita semua harus memiliki sebuah kesadaran bahwa hidup kita ini sangat rentan sekali, artinya tidak mungkin kita akan hidup tanpa masalah, tanpa pencobaan. Itulah kenapa kita harus sungguh-sungguh menjadikan Tuhan tempat perlindungan yang teguh. Firman Tuhan katakan di dalam;

Yakobus 1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

I Petrus 1:24 Sebab: “Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,

Disini kita harus menyadari bahwa, sebagai manusia yang masih hidup di dunia ini, kita memiliki tubuh yang fana, yang sangat terbatas kemampuannya, sebab tubuh manusia yang kita kenakan saat ini adalah tubuh dosa, akibat dari kejatuhan manusia ke dalam dosa sejak semula.

Tuhan Tempat Perlindungan Yang Teduh

Renungan Harian Kristen : Tuhan Tempat Perlindungan Yang Teduh | Renunganhariini.com

Manusia seharusnya menyadari bahawa betapa rentannya hidup ini, kita ini tidak memiliki tulang besi, otot kawat atau kulit dari baja. Bila kita mau melihat betapa rentannya manusia, maka perhatikanlah di rumah-rumah sakit, berapa banyak manusia yang sedang terbaring sakit, dan berada dalam keadaan yang begitu menyakitkan, dan suatu saat nanti kehidupan di dunia ini akan berakhir dengan kematian. Itu yang harus kita sadari.

Kesadaran bahwa kita ini terbatas dan tidak mampu berbuat apa-apa, harus terus ada di pikiran kita. Sebab sekaya dan sehebat apapun kita, semua yang kita miliki, yang kita anggap itu menyenangkan, tidak akan bisa menolong kita kalau sudah harus menghadapi apa yang disebut sebagai kematian. Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Mazmur  142:6 Aku berseru-seru kepada-Mu, ya TUHAN, kataku: “Engkaulah tempat perlindunganku, bagianku di negeri orang-orang hidup!”

Jadi pengharapaan dari pemazmur bukan kepada dunia ini dengan segala kesenangaannya, tetapi supaya ia mendapat bagian di dunia akan datang di kekekalan, yang digambarkan dengan kalimat “bagianku di negeri orang-orang hidup” sebab kalau negeri orang mati itu berarti neraka. Itulah kenapa pemazmur juga berkata di dalam ;

Mazmur 73:25 Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi.

Disini kita bisa melihat bahwa betapa sang pemazmur hanya merindukan Tuhan saja, mengingini Tuhan saja, dan itu artinya ia menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya tempat perlindungannya.

Hal yang kedua, setiap orang yang berlindung pada Tuhan, adalah orang yang mau hidup melakukan kehendak Tuhan, orang yang mau hidup dalam pemerintahan Tuhan, dan hanya mengikuti semua rencana Tuhan atas hidupnya.

Hidup dalam rencana Tuhan dan hidup melakukan kehendak Tuhan, memiliki tujuan yaitu, supaya dalam tangan-Nya kita terus dibentuk sampai kepada kesempurnaan. Dengan kata lain kita akan dikembalikan kepada rancangan Allah semua.

Tentu hidup seperti ini tidak mudah, karena kita harus masuk pada sekolah kehidupan, dimana kita akan terus diproses, dan proses itu tidak mudah, tetapi bila kita menjadikan Tuhan sebagai perlindungan hidup kita, maka Tuhan akan menuntun kita dalam pimpinan kuasa Roh Kudus supaya kita bisa melewati proses itu, sehingga pada akhirnya kita akan menjadi sempurna sama seperti Allah Bapa di sorga yang adalah sempurna.

Hidup dalam rencana Tuhan juga berarti, kita hidup mengabdi sepenuhnya kepada Tuhan selama kita ada di dunia ini. Orang-orang yang mau hidup dalam rencana Tuhan adalah orang-orang yang menjadikan Tuhan sebagai perlindungan hidupnya, dan secara otomatis hidupnya ada dalam perlindungan Tuhan, sebab rencana Tuhan tidak pernah gagal.

Orang yang mau hidup dalam rencana Tuhan dan perlindungan Tuhan, adalah orang yang bersedia menjadi saksi-Nya. Lalu apa janji Tuhan bagi orang-orang yang mau hidup di dalam rencana-Nya dan hidup hanya untuk melakukan kehendak-Nya. Mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan di dalam;

Matius 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Filipi 4:19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

Hal yang ke tiga, orang yang berlindung kepada Tuhan adalah orang yang hidup dalam kerendahan hati dan selalu menjaga kesucian hatinya, dan penuh dengan belas kasih Allah. Orang-orang seperti ini akan selalu rela seluruh hidupnya menjadi roti yang terpecah dan anggur yang tercurah bagi banyak orang. Dengan kata lain ia mau memberikan seluruh hidupnya untuk menjadi berkat bagi banyak orang supaya lewat hidupnya, Allah Bapa di sorga dipermuliakan.

Matius 5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Efesus 4:2 Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

Yakobus  4:6 Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.”

Orang yang memberi diri hidup dalam perlindungan Tuhan, tidak akan pernah ada sedikitpun kesombongan tergambar dari hidupnya, sebab ia akan selalu menyadari bahwa hidupnya sepenuhnya adalah milik Tuhan. Kesadaran itu harus terus ada dalam hidup kita sebagai orang percaya, sebab hidup kita sudah dibeli dan harganya sudah lunas dibayar.

I Korintus 6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? 6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Kiranya kebenaran ini semakin membuat kita mengerti, apa artinya menjadikan Tuhan sebagai tempat perlindungan yang teguh. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Mengambil Keputusan Hidup Berkenan

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For TUHAN TEMPAT PERLINDUNGAN YANG TEDUH