DUNIA BUKAN TEMPAT YANG AMAN

RENUNGAN MALAM 2280 Kali Dibaca

Renungan Harian Malam – Selasa, 13 Januari 2015. Dunia Bukan Tempat Yang Aman.

Syalom saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, Sebagai orang percaya kita harus tetap menyadari bahwa setiap gerak hidup ini, kita selalu ada ditengah-tengah pengaruh kuasa kegelapan yang begitu kuat, sebab apa yang dunia sedang tawarkan saat ini adalah merupakan produk pelayanan kuasa kegelapan yang memiliki satu tujuan yaitu membuat lebih banyak lagi orang-orang percaya mengikatkan dirinya dengan apa yang iblis tawarkan saat ini.

Memang sepintas kelihatannya seperti realitas hidup biasa, hidup yang normal-normal saja. Tetapi kalau kita mau buka mata hati rohani kita maka kita akan melihat bahwa bukti pengaruh dunia dalam kehidupan orang percaya itu sudah sangat jelas, mulai dari dunia social, ekonomi, budaya, politik, sampai kepada berbagai bentuk tontonan yang ditawarkan saat ini.

Bila kita berpikir sebagai orang dunia maka ada suatu alasan yang kuat yang membuat kita tidak bisa melihat hal ini semua sebagai cara iblis menipu manusia, dan kita akan melihat sebagai sesuatu yang wajar saja karena kita akan beranggapan bahwa ini adalah zaman modern, zaman yang sudah maju, jadi wajar saja kalau semua semakin berkembang, dan itu terjadi disegala bidang.

Kalau orang percaya menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar dan akhirnya ikut-ikutan jatuh didalam tawaran kenikmatan dunia, maka hal ini akan menjadi sebuah perangkap yang berbahaya bagi siapa saja anak-anak Tuhan yang tergiur untuk menikmati dunia ini.

Saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, firman Tuhan katakan dalam I Petrus 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Kalau dunia ini adalah sebuah tempat yang aman, maka firman Tuhan tidak akan memperingatkan kita sebagai orang percaya. Tetapi kita harus membuka mata dan pikiran kita serta melihat bahwa dunia ini sudah terkutuk, itulah kenapa dunia ini akan lenyap dengan keinginannya, jadi dunia bukan tempat yang aman.

Firman Tuhan katakan sadarlah dan berjaga-jagalah, artinya setiap orang percaya harus sadar bahwa keadaan dunia ini tidak aman lagi bagi kehidupan kita, karena sesungguhnya sebagai orang percaya kita sedang hidup ditengah-tengah musuh, atau ditengah-tengah bahaya yang setiap saat mengancap akan keselamatan jiwa kita.

Musuh tersebut adalah iblis yang akan selalu berusaha untuk menipu anak-anak Tuhan atau orang-orang percaya dengan berbagai cara. Oleh sebab itu mari berpikir realistis, bahawa iblis tidak akan datang dalam keadaan yang menyeramkan, atau yang menakutkan, sebab kalau ia datang dalam keadaan demikian maka orang percaya dalam keadaan terjepit akan memohon pertolongan Tuhan supaya menghalau segala kuasa kegelapan yang menghantui hidupnya.

Disinilah diperlukan kepekaan hati nurani dan pemikiran yang murni, supaya sebagai orang percaya kita akan terus berjaga-jaga seperti apa yang firman Tuhan katakan, bahwa sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si iblis berjalan keliling seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Dunia Bukan Tempat Yang Aman

Ilustrasi : Renungan Malam – Dunia Bukan Tempat Yang Aman

Orang yang dapat ditelan disini terutama adalah anak-anak Tuhan, sebab kalau orang-orang dunia iblis tahu benar bahwa dengan sendirinya mereka sudah masuk dalam perangkap iblis dan pasti akan binasa.

Lalu kenapa firman Tuhan katakan bahwa “lawanmu si iblis?”, karena setiap orang percaya yang sudah menerima kasih karunia Allah, hidupnya tersembunyi didalam Kristus Yesus, hidupnya diproteksi oleh Allah, namun demikian orang percaya harus menutup mata terhadap perkara-perkara dunia supaya tidak tertipu dengan apa yang iblis tawarkan lewat berbagai kesenangan dunia yang bisa kita jumpai dan kita lihat setiap hari ada disekeliling kita.

Sekali kita membuka mata dan hati kita untuk berbagai kesenangan dunia maka selamanya kita akan terjerat didalamnya, itulah kenapa iblis selalu berusaha menawarkan segala bentuk kesenangan dunia yang begitu mengiurkan dan memikat hati, sehingga begitu mudahnya kita akan terjerat.

Mungkin saja yang ditawarkan adalah sebuah kecanggihan teknologi terbaru misalnya lewat barang yang bisa kita pakai setiap hari seperti hp, tab, ipad, dll. Lalu saat kita terpikat berbagai cara dan upaya akan kita lakukan supaya bisa memiliki barang tersebut, setelah bisa dimiliki kita mulai terikat untuk mempelajari berbagai feature yang ditawarkan, sehingga waktu hidup kita berjam-jam habis untuk menikmati barang tersebut, dan lebih konyol lagi kita akhirnya tidak memiliki waktu sama sekali untuk membangun persekutuan dengan Tuhan.

Saudaraku yang Tuhan Yesus kasihi, kita harus menyadari akan hal ini mulai sekarang, menggunakan kecanggihan teknologi bukan berarti kita harus terikat, tetapi manfaatkanlah teknologi tersebut untuk membangun persekutuan dengan Tuhan.

Itulah kenapa firman Tuhan katakan didalam Lukas 16:9 Dan Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi.”

Artinya apa yang bisa kita gunakan saat ini dari barang-barang yang fana yang firman Tuhan gambarkan sebagai mamon, pergunakanlah itu bukan untuk kenikmatan dunia tetapi memanfaatkannya untuk membangun persekutuan dengan Tuhan.

Satu contoh sederhana, kalau kita memiliki sebuah smartphone yang canggih, maka gunakanlah untuk menginstal berbagai aplikasi yang bermanfaat untuk kehidupan rohani kita, misalnya instal alkitab, download khotbah-khotbah audio, supaya dimanapun kita berada, kita akan selalu bisa membaca firman Tuhan, bisa dengar renungan singkat, dan semuanya itu akan membuat kita semakin melekat dengan Tuhan.

Jangan membiarkan diri kita terikat dengan dunia yang bisa membahayakan kehidupan jiwa kita didalam kekekalan, oleh sebab itu sadarlah dan berjaga-jagalah senantiasa bahwa kita berada dalam keadaan dunia yang tidak aman.

Lapaskanlah diri kita dari ikatan dunia dan teruslah melekat dengan Tuhan dan jadikan hal ini sebagai landasan dari, Prinsip Hidup Orang Peryaca.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags: ,

Related For DUNIA BUKAN TEMPAT YANG AMAN