PROSES PEMBAHARUAN PIKIRAN

RENUNGAN MALAM 3157 Kali Dibaca

Syalom sahabat renunganhariini.com yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus. Ada begitu banyak orang percaya atau anak-anak Tuhan yang tidak pernah menyadari bahwa menjadi orang percya itu berarti harus masuk dalam proses pembaharuan pikiran yang secara terus menerus berlangsung dalam hidup kita.

Tujuan dari pembaharuan pikiran ini supaya kita tidak menjadi serupa dengan dunia, dan itulah yang dikatakan firman Tuhan didalam Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Pembaharuan pikiran yang dimaksudkan disini adalah bagaimana setiap orang percaya harus terus mengisi pikirannya setiap hari dengan kebenaran firman Tuhan yang murni, sebab dengan menerima kebenaran firman Tuhan yang murni maka pola pikir setiap orang percaya akan terus berubah sehingga semakin mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan.

Hal inilah yang akan membuat kehidupan manusia sebagai umat pilihan Tuhan akan menjadi manusia yang memiliki pribadi unggul dalam setiap gerak hidupnya setiap hari. Perubahan pola pikir dan pembaharuan budi yang terjadi dalam hidup orang percaya akan mengantarkan setiap orang percaya untuk masuk didalam rencana Allah, dimana Allah ingin supaya manusia dikembalikan pada rancanganNya semula.

Jadi yang menjadi kabar baik bagi setiap kita sebagai orang percaya atau anak-anak Tuhan adalah, menjadi orang percaya berarti memasuki proses pembaharuan terus menerus, yaitu pembaharuan pikiran yang dibaharui oleh firman Tuhan yang murni dan benar.

proses pembaharuan pikiran
Biasanya jika pikiran seseorang berubah maka itu akan nampak dari gaya hidupnya yang juga berubah, artinya perubahan yang di inginkan adalah perubahan yang sesuai dengan kehendak Tuhan, jadi bila gaya hidup setiap orang percaya berubah sesuai dengan kehendak Tuhan maka kita akan menjadi pribadi yang ditemukan layak dihadapan Tuhan, atau dapat dikatakan kita menjadi umat yang layak dihadapan Tuhan.

Menjadi umat yang layak dihadapan Tuhan artinya kita akan dilayakan untuk masuk dalam Kerajaan Bapa di Sorga dan akan memuliakan Bapa bersama-sama dengan Tuhan Yesus.

Satu hal yang harus diwaspadai saat ini oleh orang percaya adalah, iblis terus berusaha mendorong banyak orang untuk memuji-muji bahwa Tuhan baik, tetapi mereka tidak mengerti atau tidak menemukan baiknya Tuhan itu seperti apa dalam hidup mereka.

Predikat yang melekat pada diri orang kristen yang sering disebut sebagai orang percaya, membuat banyak orang kristen atau anak-anak Tuhan akan selalu berkata Tuhan baik pada saat keadaan hidup mereka aman-aman saja, rumah tangga mereka baik-baik saja, pekerjaan mereka baik-baik saja, usaha mereka semua lancar, karier maupun studi mereka semua berhasil, apa masalah yang mereka hadapi semua bisa terselesaikan dengan cepat.

Kalau kebaikan Tuhan di ukur seperti itu maka di titik inilah banyak orang percaya akan tersesat, karena kekristenan itu bukan sekedar agama yang mengajarkan Tuhan itu baik, tetapi kekristenan itu adalah jalan hidup, artinya jalan yang bisa mengubah seluruh kehidupan setiap orang yang mau percaya kepada Allah didalam Tuhan Yesus Kristus.

Jadi pembaharuan pikiran yang dimaksud adalah setiap anak-anak Tuhan atau orang percaya benar-benar masuk dalam proses untuk belajar mengerti hati Bapa, apa yang di kehendakiNya, dan terus memberi diri hidup dalam pengaturan Tuhan semata, sehingga cara berpikirnya sudah tidak lagi sama dengan orang-orang dunia yang semuanya hanya bermuara pada kesenangan hidup, justru dalam proses pembaharuan pikiran itulah kita akan melihat bahwa perjuangan untuk menjadi sempurna sama seperti Bapa di Sorga harus dibayar dengan harga mahal.

Harga yang harus dibayar adalah segenap hidup ini terus diarahkan hanya tertuju pada kerajaan Bapa disorga, artinya kita harus mampu memindahkan hati dan pikiran kita yang terikat selama ini dengan perkara-perkara makan, minum, dan pakai, dengan berbagai kesenangan dunia, dan mulai mengarahkan minat kita hanya untuk kerajaan Sorga, dimana pada saatnya nanti kita bisa dimuliakan bersama-sama dengan Tuhan Yesus dalam Kerajaan Bapa di Sorga.

Pertanyaannya sekarang apakah kita bersedia saat ini untuk masuk dalam proses pembaharuan pikiran seperti yang Tuhan kehendaki?.

Simak juga renungan tentang, Memperagakan Iman Percaya.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

tags:

Related For PROSES PEMBAHARUAN PIKIRAN