ADA DI DALAM KRISTUS

RENUNGAN MINGGU 1701 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Minggu – Ada Di Dalam Kristus. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini adalah; Ada Di Dalam Kristus.

Saudaraku kita harus mulai sungguh-sungguh memeriksa seluruh keberadaan hidup kita, apakah kita sudah benar-benar ada di dalam Kristus atau belum. Firman Tuhan katakan di dalam;

2 Korintus 5:17

5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Di sini tentu kita harus mengerti bahwa, kalimat siapa yang ada di dalam Kristus, tentu menunjuk kepada semua orang Kristen atau semua orang yang mengaku percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Kalau dikatakan ada di dalam Kristus, itu artinya, menyatu dengan Kristus, atau dapat dikatakan menjadi bagian dari tubuh Kristus.

Oleh sebab itu jika kita mengaku sebagai orang Kristen atau orang yang percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus, lalu kita berkata bahwa kita ada di dalam Kristus, itu artinya kita menyatu dengan Kristus, atau tubuh kita menjadi bagian dari tubuh Kristus.

Jadi kalau dikatakan siapa yang ada di dalam Kristus, dan sekarang kita menyadari bahwa kita adalah orang-orang percaya yang ada di dalam Kristus, itu artinya setelah kita menyatu dengan tubuh Kristus, maka tubuh kita sekarang telah menjadi bait Roh Kudus. Dan karena tubuh kita adalah bait Roh Kudus maka kita tidak bisa berbuat dosa lagi.

Saudaraku kita tidak boleh main-main dengan Tuhan. Memang Tuhan tidak kelihatan, dan sekan-akan Tuhan itu seperti tidak ada, tetapi yang sesungguhnya Tuhan itu selalu ada, Dia Maha hadir, sebab Dia adalah Allah yang hidup.

Ketika kita menyadari bahwa tubuh kita adalah bait Roh Kudus, dengan kata lain kita ada di dalam Kristus, menyatu dengan Kristus, dan Kristus ada di dalam kita, maka sesungguhnya seluruh hidup kita menjadi milik Kristus seutuhnya. Dengan demikian kita tidak berhak lagi atas hidup kita.

Ketika kita mengerti bahwa kita ada di dalam Kristus, tersembunyi di dalam Kristus, maka seharusnya yang nampak dalam seluruh gerak kehidupan kita adalah gaya hidup Kristus. Dan itu artinya gaya hidup kita yang lama harus kita lepaskan, harus kita buang, supaya gaya hidup Kristus nyata dalam kehidupan kita.

Kalau kita tidak hidup sama seperti gaya hidup Kristus, maka sesungguhnya kita tidak ada di dalam Kristus, atau dengan kata lain kita hidup di luar Kristus.

Tuhan Yesus memiliki sebuah gaya hidup yang sangat luar biasa yaitu, Tuhan Yesus mau merendahkan diri-Nya dan memiliki ketaatan penuh tanpa syarat dalam melakukan kehendak Bapa-Nya di surga dan menyelesaikan pekerjaan yang dipercayakan oleh Allah Bapa kepada-Nya.

Filipi 2:8

2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Merendahkan diri dan taat melakukan kehendak Allah Bapa di Surga adalah sebuah gaya hidup yang tidak lagi mementingkan diri sendiri, namun gaya hidup seperti itulah yang dipilih oleh Tuhan Yesus. Dan dengan cara hidup seperti itulah Tuhan Yesus hidup menyukakan dan menyenangkan hati Allah Bapa di Surga.

Ketaatan penuh melakukan kehendak Allah Bapa inilah yang membuat Tuhan Yesus tidak lagi melihat apa yang menjadi kepentingan diri-Nya, apa yang menjadi keinginan-Nya, apa yang menjadi kesenangan hidup-Nya, bahkan tidak ada sedikit pun juga waktu untuk Tuhan Yesus menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya.

Itulah kenapa saat Tuhan Yesus ditawarkan kesenangan dunia oleh iblis, dengan keras Tuhan Yesus menolak, dan memilih untuk taat melakukan kehendak Allah Bapa di surga dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Oleh sebab itu, kalau kita berkata bahwa kita ada di dalam Tuhan Kristus, itu artinya cara hidup Tuhan Yesus inilah yang harus terlihat nyata di dalam kehidupan kita. Kalau cara hidup Tuhan Yesus tidak terlihat nyata dalam kehidupan kita, maka kita tidak bisa berkata kita ada di dalam Kristus.

Gaya hidup Tuhan Yesus telah menunjukkan kepada kita bahwa, dalam keadaan-Nya sebagai manusia, Ia memiliki cara hidup yang berbeda dengan dunia atau tidak sama dengan gaya hidup dunia.

Gaya hidup Tuhan Yesus juga menunjukkan kepada kita bahwa inilah gaya hidup anak-anak Allah yang sesungguhnya, yaitu hidup dengan merendahkan diri dalam ketaatan penuh tanpa syarat dalam melakukan kehendak Bapa di surga. Inilah cara hidup anak-anak Kerajaan Allah yang sesungguhnya.

Renungan Minggu

Renungan Minggu : Ada Di Dalam Kristus | Renunganhariini.com

Kalau kita tidak hidup sama seperti Tuhan Yesus, itu artinya kita tidak serupa dengan Tuhan Yesus. Dan tidak serupa dengan Tuhan Yesus berarti kita masih serupa dengan dunia. Padahal firman Tuhan katakan kita tidak boleh serupa dengan dunia.

Roma 12:2

12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Sebagai orang percaya, kalau kita tidak mau hidup sama seperti Tuhan Yesus telah hidup, maka kita tidak akan mungkin bisa mengerti kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Dengan demikian kita juga tidak akan mungkin bisa hidup melakukan kehendak Allah.

Padahal, ada di dalam Kristus itu artinya kita harus sama seperti Tuhan Yesus yang hidup hanya untuk melakukan kehendak Allah Bapa di surga.

Kalau kita tidak mau hidup sama seperti cara hidup Tuhan Yesus, hal ini menunjukkan bahwa kita sebenarnya tidak ada di dalam Kristus, dan itu artinya kita juga tidak percaya kepada Allah. Jadi pengakuan kita bahwa, kita ada di dalam Kristus itu hanya pengakuan yang palsu.

Memahami kebenaran ini seharusnya membuat kita sadar bahwa hidup kekristenan yang kita jalani selama ini adalah hidup kekristenan yang salah. Hidup kekristenan yang tidak sesuai dengan apa yang Allah kehendaki. Sebab hidup kekristenan yang Allah kehendaki adalah hidup yang sama seperti Tuhan Yesus yaitu mau merendahkan diri dan taat seperti Tuhan Yesus.

Kalau kita tidak sama seperti Tuhan Yesus, bagaimana mungkin dengan bangga kita mengaku sebagai orang Kristen atau orang percaya. Sebab Kristen itu artinya sama seperti Kristus.

Jadi jangan pernah bangga menjadi orang Kristen, kalau hidup kita belum sama seperti kristus. Jangan pernah berkata kita percaya kepada Allah kalau hidup kita belum sama seperti Kristus.

Tidak sama seperti Kristus berarti kita belum menjadi ciptaan yang baru seperti yang firman Tuhan katakan. “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru”

Menjadi ciptaan baru itu artinya, benar-benar menjadi serupa dengan Kristus. Mengerti kebenaran ini, menunjukkan kepada kita bahwa hidup kekristenan itu tidak semudah yang kita ucapkan selama ini.

Ada di dalam kristus dan menjadi ciptaan yang baru ternyata perlu perjuangan yang berat. Sebab ada di dalam Kristus berarti harus sama seperti Kristus, barulah kita bisa menjadi ciptaan baru.

Kalau kita hidup sama seperti Tuhan Yesus telah hidup barulah kita menjadi Kristen yang sejati. Dan inilah yang membuat kita bisa diakui sebagai anak-anak Allah, sebagai pangeran-pangeran surgawi.

Cara hidup seperti Kristus-lah yang membuat kita bisa berbeda dengan dunia, sebab kita mau merendahkan diri dan hidup dalam ketaatan penuh, melakukan apa yang menjadi kehendak Allah Bapa di Surga.

Pertanyaannya sekarang adalah; Mengapa kita begitu sulit untuk melepaskan diri dari cara hidup kita yang lama?.

Jawabannya sederhana, karena kita sudah merasa nyaman dengan gaya hidup duniawi yang diajarkan oleh dunia kepada kita selama ini.

Berapa lama kita di didik oleh dunia?. Seumur hidup kita, sejak kita lahir sampai saat ini dan selama kita belum mengerti dengan benar bagaimana hidup Kekristenan yang sejati seperti yang Allah Bapa di surga kehendaki, kita tidak akan pernah menjadi ciptaan yang baru di dalam Kristus.

Jadi di sini kita bisa mengerti sekarang bahwa untuk menjadi ciptaan yang baru di dalam Tuhan Yesus Kristus, kita harus melepaskan diri, dari cara hidup kita yang lama, yaitu hidup yang hanya penuh dengan keinginan daging dan hawa nafsu diri.

Keinginan daging itu apa?. Keinginan daging adalah, semua cara hidup yang tidak sesuai dengan kehendak Allah. Baik itu keinginan mata, keinginan pikiran, keinginan yang lahir lewat pendengaran, dan semua keinginan yang seringkali menguasai memori dan imajinasi kita yang tidak sesuai kehendak Allah.

Galatia 5: 19 – 21

5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,

5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,

5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Kalimat ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah, menunjukkan kepada kita bahwa tidak semua orang yang mengaku Kristen akan masuk surga. Atau tidak semua orang Kristen pasti dikenal Allah. Jika demikian, kita harus membuang seluruh cara hidup kita yang lama dan mengenakan cara hidup yang baru yaitu cara hidup Kristus.

1 Yohanes 2:6

2:6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Jadi sekarang kita mengerti bahwa untuk memulai sebuah kehidupan yang baru, kehidupan yang berkenan kepada Allah, maka bangunan kehidupan kita yang lama harus di robohkan, harus di hancurkan, harus di buang, harus dilupakan, barulah kita bisa membangun kembali sebuah bangunan hidup yang baru, supaya kita bisa menjadi ciptaan yang baru.

Orang percaya yang memiliki kehidupan yang baru, itu terlihat jelas dari cara hidupnya, di mana semua keindahan dunia akan menjadi pudar di matanya, sebab yang dipikirkan adalah perkara yang di atas dan bukan yang di bumi. Firman Tuhan katakan;

Kolose 3:1 – 4

3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.

3:3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.

3:4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

3:5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,

3:6 semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang durhaka].

Hidup yang tidak sama seperti kristus berarti kita mendatangkan murka Allah atas diri kita sendiri. Dan itu juga artinya kita menolak anugerah keselamatan yang Allah Bapa sediakan bagi kita lewat pengorbanan Tuhan Yesus Kristus.

Menolak anugerah keselamatan artinya, kita memilih untuk dibuang ke dalam api neraka di keabadian yang penuh dengan kengerian yang dahsyat. Kiranya kebenaran ini memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga Renungan : Menjadi Hamba Kristus

Renungan oleh Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2018 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For ADA DI DALAM KRISTUS