APA GUNANYA MEMPEROLEH SELURUH DUNIA

RENUNGAN MINGGU 1640 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan MingguApa Gunanya Memperoleh Seluruh Dunia. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Apa Gunanya Memperoleh Seluruh Dunia.

Saudaraku, saat ini kita bisa melihat dengan mata kita sendiri, ada begitu banyak orang yang berjuang untuk memiliki kenyamanan hidup di dunia ini. Karena keinginan untuk memiliki kenyamanan hidup itulah, membuat tidak sedikit manusia saat ini terkadang gelap mata untuk melakukan hal-hal yang sesungguhnya bisa mendatangkan bahaya atas hidup mereka. Namun ancaman bahaya itu tidak mereka perdulikan, karena keinginan hati yang telah menguasai pikiran mereka untuk menikmati hidup yang nyaman.

Oleh karena dorongan keinginan hati untuk memiliki sebuah kenyamanan hidup di dunia itulah, maka orang rela merampok, mencuri, membunuh, atau melakukan korupsi dengan nilai yang tidak kecil. Semua perbuatan ini bukan tanpa resiko, karena bila apa yang diperbuat itu diketahui maka akan berdampak kepada hukuman yang harus di jalani, mulai dari hukuman penjara beberapa tahun, sampai hukuman penjara seumur hidup, atau bahkan ada juga yang harus berhadapan dengan hukuman mati.

Disini kita seharusnya bisa melihat bahwa seringkali keinginan hati yang mendorong kita untuk menikmati kesenangan hidup dunia bukan tanpa resiko. Hasrat dan keinginan diri untuk menikmati dunia ini dengan segala kesenangan itulah yang membuat banyak orang tidak mau melihat lagi kepada dampak ancaman hukuman yang akan diterimanya.

Keadaan semacam ini juga menunjukan kepada kita bahwa, manusia pada umumnya  hanya berpikir untuk menikmati kesengan hidup di dunia saat ini. Orang-orang yang hanya mengarahkan fokus hidupnya untuk menikmati kesenangan hidup dunia saat ini biasanya tidak akan pernah berpikir tentang hidup mereka di kekekalan. Itulah kenapa firman Tuhan sudah mengingatkan kita;

Matius  16 :26 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

Kata apa gunanya dalam ayat ini bisa juga berarti apa untungnya. Jadi kalau kita tahu sekarang bahwa kesenangan hidup dunia saat ini tidak ada gunanya sama sekali, tidak ada untungnya sama sekali buat kehidupan kita di kekekalan nanti, mengapa kita mau menjadi seperti orang bodoh yang terus mengejar hal yang tidak bermanfaat dan tidak bernilai itu.

Saudaraku, saat ini kita harus sungguh-sungguh membuka mata hati rohani kita, untuk melihat bahwa seberapapun banyaknya materi, harta kekayaan dan kelimpahan yang kita miliki sekarang, semua yang kita miliki itu, tidak akan dapat menolong kita di kekekalan. Itulah kenapa firman Tuhan mengajarkan kita supaya bekerja bukan untuk makanan yang dapat binasa, dan itu yang dituliskan di dalam;

Yohanes  6 :27 Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.”

Dan kebenaran ini diajarkan sendiri oleh Tuhan Yesus, dimana Tuhan Yesus melihat ada begitu banyak orang yang mengarahkan fokus hidupnya hanya untuk hal-hal yang fana di dunia ini.

Apa Gunanya Memperoleh Seluruh Dunia

Renungan Minggu : Apa Gunanya Memperoleh Seluruh Dunia | Renunganhariini.com

Di suatu kesempatan ketika ada begitu banyak orang datang untuk mencari Tuhan Yesus, karena Tuhan Yesus tahu apa yang ada di pikiran mereka, maka Tuhan Yesus berkata;

Yohanes  6:26 Yesus menjawab mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.

Itulah kenapa saat ini gereja harus bertanggung jawab untuk benar-benar mengajarkan pengajaran yang murni kepada jemaatnya, dan bukan mengarahkan jemaatnya hanya untuk mempersoalkan masalah kehidupan dunia ini, yang semuanya itu hanya tertuju pada pemulihan ekonomi, makan, minum dan pakai, sukses dalam usaha, tidak bangkrut, dan lain sebagainya.

Kalau Tuhan Yesus telah menasehati kita lewat firman-Nya, bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.” itu artinya penting bagi kita untuk mengarahkan fokus hidup kita saat ini hanya kepada perkara-perkara kekal, dan bukan kepada kenyamanan hidup dunia.

Saat orang banyak yang datang menjumpai Tuhan Yesus karena mereka melihat mujizt-mujizat penyembuhan yang diadakan-Nya, lalu mereka betanya kepada Tuhan Yesus, seperti yang firman Tuhan katakan di dalam;

Yohanes 6:28 Lalu kata mereka kepada-Nya: “Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?” 6:29 Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.”

Disini kita harus mengerti bahwa percaya kepada Tuhan Yesus, itu bukan berarti hanya mengakui dengan mulut kita bahwa Ia adalah juru selamat dunia. Akan tetapi percaya yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus adalah, kita harus sungguh-sungguh mengikuti jejak hidupnya. Sebab cara hidup-Nya itu adalah cara hidup yang dikehendaki oleh Allah Bapa di sorga.

Cara hidup yang diajarkan oleh Tuhan Yesus Kristus tersebut akan mengiring kita untuk memiliki sebuah gaya hidup, yang akan mengubah kepribadian kita menjadi anak-anak Allah yang berkenan dihadapan Bapa di sorga.

Kita harus sadar kalau waktu hidup kita di dunia saat ini sudah tidak lama lagi. Jadi kalau waktu hidup kita di dunia ini sudah tidak lama lagi, itu artinya kita akan segera dipanggil menghadap takhta pengadilan Allah. Dan di hadapan takhta pengadilan Allah itulah kita harus mempertanggungjawabkan semua perbuatan kita selama kita masih hidup di dunia ini. Firman Tuhan katakan di dalam;

II Korintus  5:10 Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.

Jadi saat ini kita harus serius memikirkan kehidupan kekal yang akan kita jalani nanti. Dan ini merupakan persoalan utama yang harus kita perkarakan lebih dari persoalan hidup apapun yang kita hadapi di dunia ini.

Ingat saudaraku, kalau orang-orang yang rela melakukan tindakan melanggar hukum di dunia ini, maka nasib hidup mereka akan berakhir di penjara, maka hal yang sama juga berlaku di kekekalan nanti. Sebab bila orang percaya tidak hidup melakukan kehendak Allah selagi masih hidup di dunia ini, maka masa depan kehidupannya juga akan berkahir di penjara abadi yaitu di dalam api kekal di neraka.

Kiranya kebenaran ini semakin menyadarkan kita untuk memeriksa seluruh kehidupan kita saat ini, apakah kita sudah hidup sama seperti cara hidup Tuhan Yesus atau belum. Jika belum maka kita harus bertobat dan kembali kepada Allah. Jika tidak, maka masa depan kehidupan kita di kekekalan akan menderita selamanya. Dan itulah kengerian yang sangat dahsyat. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Menghitung Sisa Hari Hidup Di Dunia

Renungan oleh Pdt Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2017 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For APA GUNANYA MEMPEROLEH SELURUH DUNIA