BERLARI UNTUK MENCAPAI KESEMPURNAAN

RENUNGAN MINGGU 2410 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan MingguBerlari Untuk Mencapai Kesempurnaan. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus. Renungan kita saat ini adalah; Berlari Untuk Mencapai Kesempurnaan.

Saudaraku, dari judul renungan ini mungkin akan timbul sebuah pertanyaan “kenapa harus berlari?.” Kalau kita tidak berlari, maka kita tidak akan mungkin bisa mencapai kesempurnaan.

Kenapa demikian?, karena waktu kita sudah tidak lama lagi, sebab firman Tuhan katakan masa hidup kita hanya tujuh puluh tahun, dan itu artinya waktu hidup kita itu sudah sangat singkat, apalagi sebagai orang percaya kita tahu bahwa saat ini kita sudah berada di zaman akhir.

Persoalan yang lain yang mendorong kita untuk harus berlari mencapi kesempurnaan adalah, karena kita tidak pernah tahu masih berapa lama lagi waktu yang Tuhan berikan kepada kita secara pribadi. Sebab ada orang yang bisa mencapai tujuh puluh sampai delapan puluh tahun, tetapi ada juga yang tidak.

Hal lain yang tidak boleh kita abaikan dan perlu di ingat adalah, tidak mudah untuk merubah sebuah gaya hidup yang sudah mendarah daging dalam diri kita, hanya dalam waktu singkat, untuk mengikuti gaya hidup yang sama seperti Tuhan Yesus. Padahal gaya hidup Tuhan Yesus inilah yang harus kita capai, atau dengan kata lain, kita tidak akan bisa mencapai kesempurnaan, bila kita tidak bisa hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Proses penyempurnaan inilah yang akan mengubah kita untuk kembali menjadi manusia Allah, yaitu manusia seperti yang diciptakan oleh Allah pada mulanya, dimana diciptakan serupa segambar dengan Allah dan dalam keadaan yang sempurna.

Perubahan untuk menjadi sempurna sama seperti Allah Bapa di sorga, itu tidak akan terjadi secara otomatis, akan tetapi harus berlangsung secara bertahap, dan itu akan terlihat secara natural mulai dari sikap, perkataan, perbuatan, tindakan, bahkan pola pikir, semuanya itu akan terjadi, setelah kita melewati berbagai persoalan hidup yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita, dan kita bisa melewatinya, maka itulah yang akan membuat kita semakin mengerti akan kehendak Tuhan.

Berlari Untuk Mencapai Kesempurnaan

Renungan Harian Kristen : Berlari Untuk Mencapai Kesempurnaan | Renunganhariini.com

Itulah kenapa sebagai orang percaya, kita harus tekun dan terus berjuang untuk mencapi akan hal ini. Berjuang untuk mencapai kesempurnaan hidup, sama halnya dengan mengerjakan keselamatan yang sudah Tuhan berikan kepada kita di dalam Tuhan Yesus Kritus, dan itu dikerjakan dengan takut dan gentar. Jadi dengan kata lain, keselamatan yang akan kita terima itu, tidak cukup hanya dengan pengaminan akali dan persetujuan pikiran saja, bahwa Yesus adalah juru selamat.

Maksudnya, kita tidak bisa hanya berpikir bahwa Yesus itu juru selamat, lalu secara otomatis Allah akan menuntun kita untuk mencapai keselamatan. Ini adalah pola pikir yang salah tentang keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kita harus berpikir bahwa keselamatan itu tetap harus dikerjakan, dan itu yang firman Tuhan katakan.

Oleh sebab itu, kita tidak boleh masa bodoh, kita tidak boleh hidup seperti orang yang sedang tertidur, artinya seolah-olah kita tidak mengerti apa-apa. Karena firman Tuhan sudah seringkali kita baca atau kita dengar. Itulah kenapa firman Tuhan ingatkan kita seperti yang ditulis di dalam;

Efesus 5:14 Itulah sebabnya dikatakan: “Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu.”

5:15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,

5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

Kenapa firman Tuhan mengingatkan kita supaya kita jangan tertidur, dan harus bangkit, bahkan dikatakan kita harus memperhatikan dengan saksama cara hidup kita, dan kita harus menjadi seperti orang yang arif dan bukan seperti orang yang bebal?.

Karena kalau kita mau jujur melihat cara hidup kita selama ini, sangat ironi sekali, dimana untuk banyak hal yang tidak memiliki nilai kekal kita rela untuk mengejar semuanya itu, mulai dari masa sekolah sampai mencapai titel sarjana, mengejar karir, mengejar apa yang menjadi ambisi, berjuang membangun bisnis, bahkan ada begitu banyak waktu yang kita gunakan hanya untuk menikmati apa yang menjadi hobi kita, dan banyak hal lainnya, namun untuk perkara-perkara rohani yang bernilai kekal kita seolah-olah tidak memiliki waktu untuk hal itu.

Ini dengan kata lain, kita tidak pernah menghargai perkara rohani yang bernilai kekal, sebaliknya kita lebih menghargai perkara-perkara duniawi yang tidak pernah memiliki dampak untuk masa depan kehidupan kita dikekekalan.

Hal ini biasanya terjadi karena, ada begitu banyak orang-orang percaya memiliki cara berpikir yang salah, dimana mereka berpikir bahwa anugerah sudah mereka terima di dalam Tuhan Yesus Kristus, itu artinya tidak perlu lagi berjuang untuk mencapi kesempurnaan yang akan membawa kepada keselamatan, sebab untuk mencapai kesempurnaan maka Tuhan bisa melakukan mujizat, atau hal itu bisa terjadi secara otomatis. Kalau kita memiliki pola pikir seperti ini, maka kita sesungguhnya tidak pernah menghargai anugerah yang Tuhan berikan, dan hal itu sama dengan tidak menghargai Tuhan.

Bagi orang-orang percaya yang saat ini tidak memperhatikan cara hidupnya dengan benar, tidak berjuang dan berusaha untuk mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan yang harus dilakukan, itu artinya mereka tidak pernah menyadari bahwa mereka sedang terjerat dalam penyesatan. Dan dapat dipastikan orang-orang seperti ini sedang meluncur dengan bebas menuju kebinasaan dalam api kekal.

Menyadari akan kebenaran ini, seharusnya kita sadar dan memeriksa diri kita dengan saksama, supaya kita tidak terjerat lagi dalam penyesatan dunia. Kita harus benar-benar menjadi orang yang arif dan bukan lagi orang bebal.

Orang yang arif akan selalu berpikir, keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus harus dikerjakan dengan takut dan gentar, menjaga kesucian hidup, dan sungguh-sungguh hidup takut akan Tuhan. Sebab untuk mencapai keselamatan yang sempurna maka kita harus sempurna sama seperti Allah Bapa di sorga yang adalah sempurna.

Kiranya kebenaran ini membuat kita semakin sadar, betapa pentingnya kita harus memperhatikan nilai-nilai rohani dalam hidup kita, supaya kita bisa mengarahkan seluruh gerak hidup kita hanya untuk melakukan apa yang menjadi kehendak Allah Bapa di sorga. Tuhan Yesus memberkati kitaa semua. Amin.

Baca juga : Berjaga-jaga Dan Bertekun Dalam Doa

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For BERLARI UNTUK MENCAPAI KESEMPURNAAN