PANGGILAN UNTUK MENIKMATI DUNIA BARU

RENUNGAN MINGGU 1054 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan MingguPanggilan Untuk Menikmati Dunia Baru. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini adalah; Panggilan Untuk Menikmati Dunia Baru.

Saudaraku, selama ini ada begitu banyak orang percaya yang masih memandang hidup kekristenan sebagai hidup keberagamaan. Pada akhirnya mereka akan berpikir bahwa keberagamaan yang mereka anut akan menjadikan mereka sebagai manusia yang berbudi luhur sebagai manusia yang beragama, hidup tidak melanggar norma-norma umum, dan itu semua membuat mereka merasa cukup.

Yang menjadi persoalannya adalah orang-orang yang memiliki pandangan hidup keberagamaan seperti ini, akan begitu sulit melepaskan diri dari berbagai keterikatan dengan kesenangan dunia. Mereka tidak mampu untuk menghayati bahwa dunia ini bukan tujuan hidup orang percaya, dunia ini bukan rumah dan kerajaan yang abadi. Pandangan hidup seperti ini-pun akan membuat mereka merasa berhak memiliki segala sesuatu yang mereka inginkan, baik itu dalam bentuk materi sampai kepada kehormatan dan harga diri.

Orang-orang seperti inipun tidak akan memiliki gairah untuk benar-benar hidup sesuai dengan standar kesucian Tuhan yaitu sempurna sama seperti Allah Bapa di sorga yang adalah sempurna. Hal ini akan membuat mereka tidak dapat menyerahkan segenap hidup mereka menjadi miliki Tuhan dan hidup sesuai rencana Tuhan. Cara hidup seperti ini akan membuat mereka tidak pernah sungguh-sungguh menrindukan Tuhan dan Kerajaan-Nya.

Saudaraku, kita harus bisa menghayati dengan sungguh-sungguh bahwa kekristenan itu adalah sebuah panggilan atau ajakan untuk menikmati dunia yang akan datang, yaitu Langit baru dan Bumi yang baru, dan bukan dunia yang saat ini kita tinggal, sebab dunai saat ini akan hancur, bahkan hancur dalam nyala api.

Kita harus bisa menghayati bahwa kita diciptakan oleh Allah sebagai makhluk kekal. Allah adalah Allah yang kekal, oleh sebab itu yang Allah kehendaki adalah manusia ciptaan-Nya pada akhirnya akan hidup di dalam kekekalan bersama-sama dengan Allah di dalam Kerajaan-Nya.

Apabila kita melihat cara hidup manusia saat ini, hampir semua manusia termasuk orang percaya, mempersiapkan kehidupannya hanya untuk menikmati masa hidup selama berada di dunia ini, mulai dari sekolah, kuliah, bekerja, berkarir, kemudian menikah memiliki anak-anak, semuanya itu dikerjakan hanya untuk hidup di bumi ini.

Panggilan Untuk Menikmati Dunia Baru

Renungan Minggu : Panggilan Untuk Menikmati Dunia Baru | Renunganhariini.com

Bila sebagai orang percaya kita terjebak dalam cara hidup seperti ini, maka akan menjadi sia-sia hidup kekristenan kita. Sebab hidup sebagai orang percaya kita tahu benar bahwa dibalik kematian masih ada dunia lain, dan sesungguhnya kita dipanggil untuk masuk di dalam dunia lain tersebut, dunia yang akan datang, sebagaimana yang firman Tuhan katakan langit baru dan bumi yang baru, yaitu Kerajaan Allah. Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Matius 6:19 “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. 6:20 Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Kita lihat bahwa firman Tuhan sudah mengingatkan kita, supaya jangan mengumpulkan harta di dunia ini. Kalau tidak ada dunia yang lain, maka firman Tuhan tidak menuliskan akan hal ini. Hal ini sama seperti apa yang Paulus katakan di dalam;

Kolose 3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. 3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.

Kalau sebagai orang percaya kita tidak bisa hidup sesuai dengan apa yang firman Tuhan katakan ini, maka sesungguhnya sama dengan kita telah menolak Allah, atau sama dengan tidak percaya kepada Allah. Dan hal ini tidak banyak disadari oleh orang percaya. Orang percaya yang menolak Allah dengan cara ini sama dengan menolak untuk diselamatkan.

Kalau dikatakan pikirkanlah perkara yang diatas bukan yang di bumi, hal itu bukan hanya berlaku kepada pendeta atau pelayan Tuhan saja, tetapi hal itu berlaku bagi setiap orang yang mengaku percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.

Kita harus ingat, percaya itu artinya menyerahkan diri kepada orang yang kita percayai, jadi kalau kita berkata percaya kepada Tuhan Yesus, maka kita harus menyerahkan segenap hidup kita kepada Tuhan Yesus. Menyerahkan segenap hidup kepada Tuhan Yesus artinya kita harus hidup sesuai dengan perintah-Nya, dan melakukan semua yang menjadi kehendak-Nya.

Orang percaya harus mengikuti jejak hidup Tuhan Yesus, jika ia ingin di selamatkan oleh Tuhan Yesus. Jejak hidup Tuhan Yesus selama Ia ada di dunia ini adalah, melakukan apa yang menjadi kehendak Allah Bapa di sorga. Itulah kenapa Gereja harus bisa mengarahkan jemaatnya untuk memiliki satu kerinduan saja yaitu merindukan Kerajaan Allah, dan bukan di arahkan untuk menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya.

Orang percaya yang saat ini mulai belajar untuk terus memindahkan hatinya ke sorga, adalah orang-orang yang menjalani hidup dengan prinsip bahwa hidup yang sesungguhnya itu bukan dunia ini dengan segala kesenagannya, tetapi hidup yang sesungguhnya adalah di langit baru dan bumi yang baru. Itulah kenapa saat masih hidup di dunia ini, Tuhan Yesus berkata;

Lukas 9:58 Yesus berkata kepadanya: “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.”

Jadi, sejatinya hidup kekristenan kita selama kita masih berada di dunia ini hanya untuk melakukan apa yang menjadi kehendak Allah Bapa di sorga dan bukan menikmati dunia ini dengan segala kesenangannya, sebab kita dipanggil bukan untuk menikmati dunia ini, tetapi kita dipanggil untuk menikmati dunia yang baru.

Kiranya kebenaran ini mengubah pola pikir kita tentang panggilan kita sebagai orang percaya untuk menikmati dunia yang akan datang yaitu langit baru dan bumi yang baru. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga : Menyelesaikan Misi Yang Bapa Percayakan

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: ,

Related For PANGGILAN UNTUK MENIKMATI DUNIA BARU