SEMPURNANYA ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA

RENUNGAN MINGGU 1882 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan MingguSempurnanya Allah Menciptakan Manusia. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita hari ini berjudul; Sempurnanya Allah Menciptakan Manusia.

Saudaraku, kalau kita mau menengok ke belakang dan melihat kembali kepada proses penciptaan Allah, atas dunia ini dengan segala isinya, yang di tulis di dalam kitab Kejadian, maka kita akan menemukan satu kenyataan yang saat luar biasa yang membuat kita begitu kagum dan takjub terhadap Allah.

Saat Allah menciptakan segala sesuatu untuk memenuhi bumi ini, proses penciptaan itu hanya dilakukan dengan perkataan, dimana Allah mengatakan “jadilah . . .” maka apa yang dikatakan Allah itu terjadi. Mari kita melihat kembali salah satu proses penciptaan itu di dalam;

Kejadian 1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. 1:3 Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. 1:4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.

Saat Allah mengatakan “Jadilah terang.” Maka terang itu jadi. Dan hal itu dilakukan juga oleh Allah kepada semua benda lainnya yang dilihat baik oleh Allah untuk mengisi langit dan bumi yang diciptakan-Nya.

Allah menciptakan manusia

Menjadi hal yang sangat luar biasa adalah, ketika Allah hendak menciptakan manusia. Allah tidak melakukannya dengan perkataan, tetapi proses penciptaan itu dikerjakan dengan tangan Allah sendiri. Mari kita lihat apa yang firman Tuhan katakan di dalam;

Kejadian 1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” 1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

Sempurnanya Allah Menciptakan Manusia

Renungan Minggu : Sempurnanya Allah Menciptakan Manusia | Renunganhariini.com

Jadi saat Allah menciptakan manusia, ada sesuatu yang sangaat istimewa, dimana manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah sendiri. Kita tahu bahwa keberadaan Allah saat itu tidak terlihat seperti yang di katakan oleh firman Tuhan. Karena seperti yang firman Tuhan gambarkan bahwa Allah itu Roh adanya, dan itulah yang dikatakan di dalam;

Kejadian 1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.

Dalam ayat ini firman Tuhan katakan, Roh Allah melayang-layang di atas permukaan Air. Yang menjadi menarik disini adalah saat Allah hendak menciptakan manusia, seperti yang firman Tuhan katakan, “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita.”

Menurut gambar dan rupa Allah, artinya keberadaan manusia dibuat oleh Allah sangat istimewa, sebab manusia diciptakan serupa segambar dengan Allah. Itulah kenapa firman Tuhan gambarkan manusia sebagai “manusia Allah.”

Jadi saat ini kalau kita kembali mau menyadari keberadaan kita sebagai manusia ciptaan Allah, maka sepatutnya kita bersyukur kepada Allah, karena Allah menciptakan kita dengan proses yang sangat istimewa.

Proses penciptaan manusia

Mari kita melihat bagaimana proses Allah menciptakan kita sebagai manusia, seperti yang firman Tuhan katakan di dalam;

Kejadian 2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

Saat Allah menciptakan manusia, Allah mengerjakan proses penciptaan itu dengan tangan-Nya sendiri, jadi bukan dengan perkataan. Ini adalah suatu hal yang sangat luar biasa, dimana manusia dibentuk oleh Allah menjadi satu bentuk yang sangat luar biasa dan begitu sempurna.

Saya katakan sempurna, karena saat manusia dibentuk oleh Allah, tidak dibentuk berdasarkan sebuah khayalan atau sebuah anagn-angan, ibaratnya seperti seorang pematung hendak membuat sebuah patung, lalu ia berkhayal hendak menciptakan patung itu seperti apa. Tetapi manusia dibentuk oleh Allah berdasarkan satu ketetapan yang Allah buat yaitu diciptakan menurut gambar dan rupa Allah sendiri.

Oleh sebab itu keberadaan manusia saat itu begitu sempurna. Dan kalau kita berpikir lebih dalam lagi, yang membuat kita begitu takjub dan mengagumi karya Allah yang sangat luar biasa ini adalah, ketika manusia itu sudah selesai dibentuk dengan tangan Allah sendiri, Allah lalu berkenan menaruh Roh-Nya di dalam tubuh manusia, lewat nafas hidup yang dihembuskan ke dalam hidung manusia.

Kejadian itu sangat luar biasa, dan itulah yang harus semakin membuat kita menyadari bahwa betapa keberadaan kita sebagai manusia begitu sempurna.

Menyadari keberadaan kita sebagai manusia ciptaan Allah yang begitu sempurna, seharusnya membuat kita mau terus mengoreksi diri ini, supaya kita bisa terus menjaga hidup kita tetap didapatkan sempurna, kudus dan berkenan di hadapan Allah. Itulah kenapa firman Tuhan katakan di dalam;

Matius 5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Sempurnanya keberadaan manusia saat itu, semakin lengkap dimana manusia bisa tinggal bersama-sama dengan Allah, membangun persekutuan dengan Allah, menjadi rekan sekerja Allah, dan diberikan hak untuk berkuasa atas apa yang Allah ciptakan untuk memenuhi bumi ini.

Kalau kita mau merenungkan kejadian yang begitu luar biasa yang telah dilakukan oleh Allah, dan jika kita melihat keberadaan hidup kita saat ini, maka kita akan menemukan sebuah kenyataan bahwa betapa kita telah melukai hati Allah, dan tidak pernah menghormati kekudusan Allah.

Hal itu jelas terlihat nyata saat manusia pertama pada akhirnya, lebih memilih untuk mengikuti pemahaman pengertian yang diberikan oleh iblis, dari pada menuruti perintah Allah, dan itulah yang membuat manusia pertama jatuh dalam dosa, dan harus terbuang dari hadapan Allah.

Kejatuhan manusia dalam dosa ini akan kita bahas pada renungan berikutnya. Kiranya kebenaran ini membuat kita semakin menyadari bahwa betapa berharganya kita dimata Allah, dan betapa Allah itu begitu mengashi kita. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga renungan : Mempersiapkan Diri Menuju Langit Baru Bumi Baru

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: , ,

Related For SEMPURNANYA ALLAH MENCIPTAKAN MANUSIA