BERMEGAH DI DALAM KASIH KARUNIA

RENUNGAN PAGI 941 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Pagi – Bermegah Di Dalam Kasih Karunia. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini adalah; Bermegah Di Dalam Kasih Karunia.

Saudaraku, kita harus sungguh-sungguh memandang kasih karunia Allah sebagai harta yang tak ternilai. Bahkan kita harus beryukur lewat kasih karunia itulah kita kembali diperdamaikan dengan Allah Bapa di sorga. Kita yang seharusnya binasa karena dosa kembali memiliki pengharapan di dalam Tuhan Yesus Kristus oleh iman percaya kita kepada-Nya, yang membawa kita kembali memiliki kesempatan untuk menjadi anak-anak Allah yang sah. Anak-anak Allah yang diakui oleh Allah.

Didalam Tuhan Yesus Kristus kita dibenarkan, menjadi anak-anak Allah yang memiliki pengharapan akan keselamatan. Dan di dalam Tuhan Yesus Kristus kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah. Firman Tuhan katakan di dalam;

Roma 5:1 Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. 5:2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah.

Kita mau memperhatiakn dengan serius kata bermegah dalam ayat ini. Bermegah itu dapat di artikan berbangga atau bisa juga bersuka, oleh karena akan menerima kemuliaan Allah.

Satu hal yang perlu kita tahu bahwa Paulus menulis akan hal ini untuk menggambarkan keadaan jemaat di Roma, dimana saat itu keadaan orang-orang percaya atau jemaat di Roma benar-benar dalam keadaan tertekan dan sangat menderita, oleh karena iman percaya mereka kepada Tuhan Yesus Kristus. Mereka harus menghadapi ancaman hukuman siksaan sampai kepada kematian karena iman percaya mereka.

Tetapi keadaan ini tidak membuat iman percaya mereka menjadi luntur, itulah kenapa dikatakan mereka bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan. Bahkan pada ayat yang lain dikatakan dalam;

Roma 5:3 Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, 5:4 dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Bermegah Di Dalam Kasih Karunia

Renungan Pagi : Bermegah Di Dalam Kasih Karunia | Renungnanhariini.com

Ini gambaran dari iman percaya yang benar kepada Allah. Percaya dengan tidak lagi memikirkan menikmati kesenangan yang lain, selain hanya memiliki pengharapan akan menerima kemuliaan Tuhan. Jadi fokusnya hanya satu yaitu menerima kemuliaan, dimana pada akhirnya orang-orang seperti inilah yang akan dimuliakan bersama-sama dengan Kristus.

Orang percaya yang bermegah itu memiliki dua ciri khusus yaitu, memiliki persekutuan yang intim dan benar dengan Tuhan dan tetap teguh dalam iman karena pengharapan akan menerima kemuliaan. Ini iman percaya yang murni.

Iman percaya seperti ini menunjukan kepada kita, sama sekali tidak ada nuansa kesenangan dunia yang dicari. Berbeda dengan keadaan orang percaya saat ini, dimana iman percaya mereka kepada Tuhan Yesus Kristus itu telah bergeser jauh dari iman percaya yang murni.

Kebanyakan orang percaya saat ini mau percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus, karena mereka ingin supaya keadaan hidup mereka bisa berubah, dimana ekonomi mereka dipulihkan, sakit bisa menerima mujizat kesembuhan, dan tinggal dalam kenyamanan hidup, dengan label sebagai anak-anak Tuhan yang diberkati. Ini suatu hal yang salah, tetapi itulah yang sedang terjadi saat ini dalam kehidupan banyak orang percaya.

Bagaimana mungkin iman percaya seperti itu bisa membawa kepada pengharapan akan menerima kemuliaan. Iman percaya seperti itu adalah gambaran dari orang percaya yang hanya ingin memanfaatkan Tuhan untuk menikmati kesenangan diri sendiri. Dan bukan karena bersyukur telah diperdamaikan dengan Allah Bapa di sorga. Orang percaya seperti ini tidak layak di hadapan Tuhan.

Kita harus sadar bahwa jika kita percaya kepada Kristus, itu artinya kita juga terpanggil untuk mengambil bagian dalam penderitaan Kristus. Itulah kenapa firman Tuhan katakan diatas, Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Jadi kalu kita sungguh-sungguh percaya kepada Kristus, maka fokus hidup kita sudah bukan lagi untuk menikmati kesenangan hidup hari ini. Akan tetapi fokus hidup kita hanya satu yaitu Allah dan Kerajaan-Nya. Pengharapan kita hanya satu yaitu akan menerima kemuliaan bersama-sama dengan Tuhan Yesus Kristus. Bahkan kemuliaan yang akan kita terima jauh lebih berharga dari apapun yang bisa kita nikmati hari ini.

Kiranya kebenaran ini semakin membuat kita mengerti bahwa iman percaya kita kepada Tuhan itu bukan untuk kesenangan hidup hari ini, akan tetapi untuk kenikmatan hidup di kekekalan nanti. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Menolak Perintah Allah Berarti Menolak Keselamatan

Renungan oleh Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2017 – Original Content | Renunganhariini.com    

 

tags: , ,

Related For BERMEGAH DI DALAM KASIH KARUNIA