HATI NURANI HARUS DIASAH OLEH KEBENARAN TUHAN

RENUNGAN PAGI 2722 Kali Dibaca

Renunganhariini : Renungan PagiHati Nurani Harus Diasah Oleh Kebenaran Tuhan. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita saat ini adalah; Hati Nurani Harus Diasah Oleh Kebenaran Tuhan.

Saudaraku, jika kita tidak memberi diri untuk tunduk sepenuhnya dalam kedaulatan Allah, maka kita akan gagal hidup sebagai orang percaya. Untuk tunduk sepenuhnya dalam kedaulatan Allah, maka hati nurani kita harus terus diasah oleh kebenaran Allah yaitu firman Tuhan.

Terus mengisi hati nurani kita dengan kebenaran firman Tuhan yang murni, akan membuat kita semakin mengerti apa yang menjadi kehendak Allah. Disnilah manusia batiniah kita akan terus dibaharui dari sehari ke sehari. Sehingga pada akhirnya kita hidup hanya melakukan apa yang menjadi kehendak Allah.

Hal ini penting, sebab jika kita tidak hidup sepenuhnya dalam kedaulatan Allah, itu sama dengan kita memberi diri tunduk dalam kedaulatan diri sendiri. Dan orang yang hidup dalam kekuasaan dirinya sendiri, sama dengan menjadikan dirinya sebagai Tuhan atas dirinya sendiri. Dan ini sama dengan hidup dalam kedaulatan kuasa kegelapan.

Persoalannya, ada begitu banyak orang percaya yang tidak menyadari akan hal ini. Mereka berpikir bahwa mereka ada karena ada dan hidup untuk diri mereka sendiri. Orang percaya harus memiliki pola pikir, “saya ada karena Tuhan, dan hidup sepenuhnya untuk Tuhah.” Bagi orang percaya yang hidup bagi dirinya sendiri, sama dengan mengabdi kepada dua tuan. Padahal firman Tuhan katakan kita tidak bisa mengabdi kepada dua tuan.

Matius 6:24 Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”

Banyak juga orang percaya yang merasa kalau ia sudah terlibat dalam sebuah pelayanan gereja, maka ia sudah hidup bagi Tuhan. Apalagi kalau sudah menjadi pendeta, melayani sebagai full timer, seringkali lalu merasa sudah hidup sepenuhnya bagi Tuhan, padahal belum.

Kenapa saya katakan demikian?. Karena dalam melayani pekerjaan Tuhan pun, seringkali kita masih memiliki agenda-agenda pribadi di balik pelayanan itu, kita masih memiliki tujuan tertentu dalam melayani Tuhan.

Misalnya, menjadi seorang worship leader, seringkali motivasi pelayanannya tidak benar-benar murni memiliki kerinduan untuk melayani Tuhan. Apalagi jika bisa memimpin puji-pujian dengan baik, maka secara terselubung ada rasa bangga telah menjadi seorang worship leader yang di puji dan di sanjung oleh jemaat. Pada akhirnya setiap tampil hanya ingin orang lain melihat bahwa kita adalah seorang worship leader yang hebat.

Menjadi singer, juga seringkali ada kebanggaan diri, karena dipilih untuk menjadi singer, lalu merasa layak karena bisa menyanyi dengan suara yang bagus. Hal ini juga terjadi dalam bidang pelayanan yang lainnya, seperti pemain musik, yang melayani sebagai sebagai pemain keyboard, pemain guitar, pemain bass, atau pemain drum, juga pasti akan mengalami keadaan yang sama, terutama kebanggaan diri.

Tidak terkecuali menjadi pendeta pun, akan ada agenda-agenda terselubung dalam pelayanan. Selalu ingin dipandang sebagai seorang hamba Tuhan yang hebat, yang khotbahnya bagus, dan lain sebagainya, aplagi kalau gereja yang dipimpinnya udah memiliki jumlah jemaat yang banyak.

Hati Nurani Harus Diasah Oleh Kebenaran Tuhan

Renungan Pagi : Hati Nurani Harus Diasah Oleh Kebenaran Tuhan | Renunganhariini.com

Saya katakan ini semua sebagai sebuah realita yang bisa kita temukan dalam dunia pelayaan saat ini, dan hal seperti ini tentu masih banyak terjadi dimana-mana. Pada akhirnya melayani menjadi tidak murni, karena pelayanan yang dilakukan bukan memiliki landasan ingin tunduk dalam kedaulatan Allah sepenuhnya. Bahkan lebih berbahaya lagi pelayanan dijadikan sebagai lahan untuk mencari hidup. Ini semua merupakan contoh-contoh sederhana yang sering terjadi dalam dunia pelayanan.

Tentu masih ada banyak hal lain yang tidak kita sadari dalam hidup ini, telah membuat kita sesungguhnya selama ini hidup mengabdi kepada dua tuan. Padahal kita tidak bisa mengabdi kepada dua tuan.

Disini diperlukan memiliki kepekaan dan kecerdasan roh dari hati nurani kita yang diterangi oleh firman Tuhan, supaya kita bisa melihat agenda-agenda pribadi yang masih terselubung dalam kehidupan kita tersebut.

Dengan hati nurani yang diterangi oleh firman Tuhan yang murni setiap hari, maka kita akan berjuang untuk melepaskan diri dari semua agenda pribadi yang kita miliki itu, dan pada akhirnya kita hanya mau hidup dalam kedaulatan Allah sepenuhnya.

Banyak diantara kita yang merasa sudah menjadi orang percaya, jadi tidak mungkin mengabdi kepada dua tuan, hanya dengan ke gereja setiap hari minggu, ikut ibadah tengah minggu, atau ikut terlibat dalam pelayanan. Padahal dibalik semua itu masih terselib keinginan diri yang terselubung yang tidak kita sadari.

Orang percaya yang tidak lagi mengabdi kepada dua tuan, itu harus terlihat dari cara dan gaya hidupnya. Cara dan gaya hidupnya sudah harus gaya hidup Tuhan Yesus. Dan yang terpenting adalah, tidak lagi memiliki keinginan apapun terhadap semua kesenangan dunia. Jadi sepenuhnya hidup dalam penurutan akan kehendak Allah.

Ingat saudaraku, agenda pribadi yang terselubung dalam diri kita itu biasanya selalu berkaitan dengan keinginan diri yang masih dipenuhi oleh berbagai macam hawa nafsu dunia. Sederhananya mengikut Tuhan Yesus karena ingin diberkati secara financial, karena ingin supaya Tuhan menuruti semua keinginan hati.

Supaya tidak lagi hidup mengabdi kepada dua tuan, maka kita harus memiliki prinsip hidup seperti yang dimiliki oleh paulus yaitu, bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Hal itu seperti yang dikatakan di dalam;

Filipi 1:20 Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan beroleh malu, melainkan seperti sediakala, demikian pun sekarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku. 1:21 Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Ini adalah prinsip hidup yang benar yang harus dimiliki oleh setiap orang percaya. Kalau kita tidak memiliki prinsip hidup seperti ini maka, potensi untuk hidup mengabdi kepada dua tuan itu tetap ada dalam hidup kita yaitu, kita hidup hanya untuk kepentingan dan kesenangan diri sendiri dengan memanfaatkan Tuhan, supaya bisa menikmati kenyamanan hidup dunia.

Cara hidup seperti ini akan membawa kita menuju penjara abadi dimana disanalah kita akan menuai kebinasaan dalam kengerian api neraka. Oleh sebab itu Tuhan Yesus ajarkan supaya kita tidak boleh mengabdi kepada dua tuan.

Orang percaya hanya boleh mengabdi kepada tuan yang memiliki hidup yang sesungguhnya yaitu Allah Bapa di sorga yang kita percaya di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Itulah kenapa Tuhan Yesus ajarkan kita hidup hanya untuk melakukan kehendak Allah Bapa di sorga. Sebab jika tidak maka kita tidak akan dikenal oleh Allah, sekalipun kita mengaku sebagai orang percaya atau telah melayani Tuhan bahkan menjadi pendeta sekalipun.

Matius 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Jadi hidup sebagai orang percaya itu sama dengan memberi diri masuk dalam penjara Allah. Maksudnya supaya hidup kita tidak terbuang kembali kedalam penjara kuasa kegelapan, sebab kita sudah ditebus dengan harga yang lunas dibayar.

Itulah sebabnya penting bagi setiap orang percaya setiap hari memberi diri untuk di didik oleh Tuhan lewat kebenaran firman-Nya, membangun persekutuan yang intim secara terus-menerus dengan Tuhan. Kita juga harus membuka bejana hati kita supaya terus di isi dengan kebenaran firman Tuhan yang murni.

Firman Tuhan yang murni inilah yang akan mengasa hati nurani kita menjadi nurani yang kudus dan berkenan kepada Allah, sehingga kita menjadi sempurna seperti yang Allah Bapa di sorga kehendaki. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca juga : Hidup Bermoral Allah Dalam Kesucian Yang Benar

Renungan oleh Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2017 – Original Content | Renunganhariini.com

tags:

Related For HATI NURANI HARUS DIASAH OLEH KEBENARAN TUHAN