MENGEJAR KESEMPURNAAN YANG ALLAH KEHENDAKI

RENUNGAN PAGI 1923 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Pagi Mengejar Kesempurnaan Yang Allah Kehendaki. Syalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan pagi saat ini adalah mengejar kesempurnaan yang Allah kehendaki.

Saudaraku, pada beberapa renungan sebelumnya saya sudah berbicara bahwa level atau standar hidup orang percaya adalah sempurna sama seperti Bapa di sorga yang adalah sempurna. Hal ini seperti apa yang firman Tuhan katakan di dalam;

Matius 5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.”

Ini adalah level atau standar hidup orang percaya yang harus kita capai. Artinya tujuan dari akhir kehidupan kita di dunia ini adalah menjadi sempurna sama seperti Bapa di sorga yang adalah sempurna.

Sayangnya tidak banyak orang percaya serius untuk mempersoalkan atau memperjuangkan hal yang satu ini, padahal kalau kita pelajari akan kebenaran firman Tuhan dengan benar, maka kita akan menemukan banyak sekali ayat-ayat firman Tuhan yang mendorong kita untuk mencapai level kehidupan atau standar hidup ini, yaitu sempurna seperti Bapa di sorga.

Kita tahu pada ayat firman Tuhan yang lain juga disebutkan bahwa; kuduslah kamu sebab Aku kudus, misalnya saja kita lihat yang ditulis dalam;

Imamat 19:2 “Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus.

Imamat 20:7 Maka kamu harus menguduskan dirimu, dan kuduslah kamu, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.

Imamat 20:26 Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku.

I Petrus 1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Mengejar Kesempurnaan Yang Allah Kehendaki

Renungan Pagi : Mengejar Kesempurnaan Yang Allah Kehendaki

Dari bebepara ayat firman Tuhan ini, mulai dari perjanjian lama sampai pada perjanjian baru, setiap orang percaya diperintahkan untuk menjadi kudus dalam seluruh hidupnya, sebab menjaga kekudusan hidup itu, sama dengan kita mengejar kesempurnaan, supaya hidup kita tidak bercacat tidak bercela dihadapan Allah.

Tentu firman Tuhan memerintahkan atau memberi penekanan kepada hal yang satu ini yaitu “hidup kudus” bukan tanpa alasan, karena kalau kita baca setiap ayat firman Tuhan diatas, maka yang memrintahkan supaya kita hidup kudus adalah Allah sendiri.

Kenapa demikian?, ya jelas karena Allah itu kudus, dan Allah tidak akan bisa menyatu dengan segala sesuatu yang tidak kudus, jadi kalau kita tidak berjuang untuk hidup kudus maka kita tidak akan mungkin bisa tinggal bersama-sama dengan Allah di dalam KerajaanNya.

Hal inilah yang mendorong Paulus mau berjuang untuk mengejarnya, walaupun ia adalah seorang Rasul Allah, seorang yang mau mempertaruhkan seluruh kehidupannya hanya untuk melayani pekerjaan Tuhan, tetapi ia tetap berjuang dan terus mengejar apa yang dinamakan kesempurnaan, atau berjuang untuk menjadi sempurna sama seperti Allah Bapa di sorga yang adalah sempurna. Itulah kenapa ia katakan seperti yang ditulis di dalam;

Filipi 3:12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Jadi kalau kita sudah ditangkap oleh Kristus, artinya kita percaya kepada Allah di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, dan menerima janji keselamatan didalam Dia, maka kita harus berubah dari cara hidup kita yang salah, dan itulah yang firman Tuhan maksudkan dalam;

I Petrus 1:18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,

1:19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Artinya cara hidup kita yang lama adalah cara hidup yang sia-sia, yang tidak bisa membawa kita kepada keselamatan kekal. Berjuang untuk tetap bisa hidup dalam kesempurnaan seperti yang Allah kehendaki, itu ibarat sebuah perlombaan, dan firman Tuhan katakan kalau kita ini ada di dalam perlombaan yang di wajibkan bagi kita. Dan itulah yang firman Tuhan maksudkan di dalam;

Ibrani 12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

Jadi tidak ada alasan untuk kita tidak berjuang demi mempertahankan keselamatan yang sudah Allah berikan sebagai anugerah bagi setiap orang yang mau percaya kepadaNya.

Kalau seorang Rasul Paulus sendiri berjuang untuk hal yang satu ini, maka kita harus lebih lagi dari itu. Alasannya kenapa?, kalau Paulus saja gentar jangan-jangan ia ditolak oleh Tuhan, lalu siapa kita?. Firman Tuhan katakan di dalam;

I Korintus 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Inilah yang harus menjadi landasan kenapa kita harus berjuang untuk mengejar kesempurnaan yang Allah kehendaki, sebab jika kita tidak mengejarnya, maka tidak akan mungkin kita bisa hidup dalam kekudusan Allah dan menjadi sempurna sama seperti Allah Bapa di sorga.

Kiranya kebenaran ini semakin membuat kita terdorong untuk mengejar kesempurnaan hidup seperti yang Allah kehendaki bagi setiap orang yang percaya kepadaNya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Jangan Lupa Baca Juga Renungan Pagi :

Menjadi Pribadi Yang Agung Seperti Kristus

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2015 – Original Content | Renuganhariini.com

tags: ,

Related For MENGEJAR KESEMPURNAAN YANG ALLAH KEHENDAKI