MENJADI PRIBADI YANG SAMA SEPERTI KRISTUS

RENUNGAN PAGI 1570 Kali Dibaca

Renunganhariini.com : Renungan Pagi – Menjadi Pribadi Yang Sama Seperti Kristus. Shalom saudaraku yang dikasihi oleh Tuhan Yesus Kristus, renungan kita hari ini adalah; Menjadi Pribadi Yang Sama Seperti Kristus.

Saudaraku, setiap orang percaya harus memiliki prinsip hidup yang benar yaitu, berubah menjadi pribadi yang sama seperti Kristus. Orang-orang yang mau menjadi sama seperti Kristus hanya memiliki satu filosofi hidup yaitu, hidup hanya untuk melakukan semua kehendak Allah Bapa di sorga. Filosofi hidup inilah yang juga diperagakan oleh Tuhan Yesus Kristus selama Tuhan Yesus ada di dunia ini. Itulah yang ditulis di dalam;

Yohanes 4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Jejak hidup seperti inilah yang harus di ikuti oleh setiap orang percaya yaitu, hidup sama seperti Kristus telah hidup. Dan tentu hal ini tidak mudah untuk dilakukan, karena kita sudah terlanjur salah menerima didikan yang sudah berlangsung turun-temurun.

Didikan yang kita terima selama ini telah mengajarkan kita untuk mengejar kesuksesan hidup sesuai dengan standar hidup dunia. Ini adalah sebuah kesalahan fatal yang tidak disadari oleh banyak orang percaya selama ini, karena akan berujung pada kebinasaan.

Setiap orang percaya yang tidak mau hidup mengikuti jejak hidup Tuhan Yesus, itu artinya ia tidak percaya, atau dengan kata lain, ia tidak dapat dikatakan sebagai orang percaya. Sebab percaya itu berarti kita harus mengikuti kehendak dari orang yang kita percayai. Dalam hal ini kita harus mengerti dengan benar bahwa percaya itu sama dengan “penurutan akan kehendak Allah”.

Jadi kalau kita berkata bahwa kita percaya kepada Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus, itu artinya kita wajib hidup sama seperti Kristus. Ingat firman Tuhan katakan di dalam;

I Yohanes 2:6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.

Dari kebenaran firman Tuhan ini seharusnya kita sudah memahami bahwa kalau kita tidak hidup sama seperti Kristus telah hidup, itu artinya kita tidak percaya kepada Kristus. Dengan demikian kita bukanlah orang percaya, dan itu artinya kita sama dengan orang-orang dunia pada umumnya.

Mungkin di pandangan mata dunia kita adalah orang yang hebat, orang yang sukses, orang yang terpandang, orang yang terhormat, orang yang bermartabat tinggi, juga hidup penuh dengan harta kekayaan, kelimpahan dan kemewahan. Tetapi semua ini menjadi sia-sia kalau di pemandangan mata Allah, kita tidak menjadi orang sukses seperti yang Allah kehendaki.

Menjadi Pribadi Yang Sama Seperti Kristus

Renungan Pagi : Menjadi Pribadi Yang Sama Seperti Kristus | Renunganhariini.com

Untuk hal yang satu inilah, gereja seharusnya menyadari akan panggilan pelayanan yang sesungguhnya, dan panggilan pelayanan gereja yang sesungguhnya tidak ada yang lain, selain merubah manusia yang “normal” atau sukses menurut pandangan mata dunia, menjadi manusia yang “normal” atau sukses di pandangan mata Allah. Dan sukses di pandangan mata Allah itu, ketika setiap orang percaya hanya mau hidup melakukan kehendak Allah, dan itulah yang diperagakan oleh Tuhan Yesus.

Akan sangat berat untuk merubah sebuah filosofi hidup yang sudah terlanjur salah dan itu telah berlangsung turun-temurun, namun filosofi hidup yang salah itu dipandang sebagai sebuah gaya hidup yang normal. Firman Tuhan katakan di dalam;

I Petrus 1:18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, 1:19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Kita harus menyadari bahwa, kita ditebus di dalam Tuhan Yesus Kristus dengan darah-Nya yang mahal, yang tidak bercacat dan tidak bercnoda, tidak ada tujuan lain selain satu tujuan ini yaitu, kita akan menerima keselamatan di dalam Kristus di kekekalan nanti.

Kita ditebus adalah merupakan akibat dari cara hidup yang salah, cara hidup yang sia-sia yang sudah diwarisi dari nenek moyang kita selama ini. Memang rasanya akan sulit, atau bahkan mustahil untuk bisa merubah cara hidup yang lama, yang sudah diwarisi bertahun-tahun, dan harus hidup sama seperti Kristus hidup. Tetapi kita tidak punya pilihan, dan kita harus tetap percaya bahwa bagi Tuhan tidak ada sesuatu yang mustahil. Artinya kalau kita mau, kita pasti bisa berubah, sebab Tuhan akan menolong kita dan memberikan kekuatan kepada kita.

Perubahan menjadi pribadi yang sama seperti Kristus itu bukan tanpa tujuan, karena perubahan itu memiliki tujuan yang jelas yaitu, kita akan dipandang sebagai pribadi yang berkenan dihadapan Allah Bapa di sorga, dan dengan demikian kita akan mendapat pengakuan sebagai anak-anak Allah.

Kalau kita tidak menjadi sama seperti Kristus, berarti kita tidak layak menjadi anak-anak Allah. Itu juga artinya kita tidak akan bisa diterima di dalam Kerajaan Allah Bapa di sorga. Dan ini yang seringkali saya sebuat sebagai sebuah kengerian, kalau sampai kita tidak diterima di dalam Kerajaan-Nya, atau dengan kata lain kalau sampai nantinya Tuhan berkata “Aku tidak mengenal engkau.” Ini sebuah kengerian yang sangat dahsayat, karena berujung pada kebinasaan.

Kalau pelayanan gereja hanya bertujuan untuk mengubah seseorang bisa memiliki budi pekerti yang baik menurut dunia, maka saya harus berkata jujur bahwa di luar kristen pun banyak agama di dunia ini dan juga banyak pendidikan yang ada saat ini, bisa mendidik seseorang untuk memiliki budi pekerti yang baik.

Kekristenan bukan seperti itu, sebab kekristenan adalah usaha untuk mengubah manusia yang berbudi pekerti manusia dunia, menjadi manusia yang berbudi pekerti seperti Kristus. Dan disinilah letak beratnya hidup kekristenan itu. Jadi kita harus berjuang, kalau kita ingin pada akhirnya bisa masuk di dalam Kerajaan-Nya. Inilah yang dimaksudkan Tuhan Yesus seperti yang ditulis di dalam;

Matius 19:24 Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Perkataan ini bukan hanya ditujukan kepada orang kaya saja, tetapi sebenarnya juga ditujukan kepada setiap orang yang ingin kaya. Dan pada kenyataannya, rata-rata setiap orang pasti ingin kaya. Jadi bila kita melihat kebenaran firman Tuhan ini, berarti ada begitu banyak orang yang sesungguhnya tidak ingin masuk sorga. Itulah kenapa Tuhan Yesus juga mengatakan di dalam;

Matius 7:13 Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; 7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.”

Jadi kalau kita tidak berjuang untuk sungguh-sungguh mau berubah menjadi pribadi yang sama seperti Kristus, maka kita tidak akan bisa menerima kehidupan yang sesungguhnya di dalam Kerajaan Allah Bapa di sorga.

Perubahan itu harus dimulai dari pembaharuan pikiran, dimana kita harus terus memberi diri untuk dibaharui oleh Tuhan. Tentu dengan cara belajar firman Tuhan setiap hari supaya kita bisa mengalami pembaharuan pikiran terus-menerus, sehingga pada akhirnya kita memiliki kepekaan dan bisa mengerti apa yang menjadi kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna menurut pemandangan mata Tuhan.

Kita harus jujur mengakui habwa hari-hari ini ada begitu banyak orang yang datang ke gereja, hanya untuk tujuan penyelesaian masalah ekonomi, sakit penyakit, dan pemenuhan berbagai kebutuhan jamani yang mereka inginkan. Terkadang juga ada pola pengajaran yang sudah terlanjur mengajarkan jemaat untuk hal-hal seperti ini, dan itulah yang membuat banyak orang memiliki motivasi yang salah dalam mencari Tuhan dan mengiring Tuhan.

Saat ini jika kita ingin memiliki masa depan yang penuh harapan di dalam kekekalan nanti  maka kita harus mengambil keputusan untuk berubah, meninggalkan cara hidup kita yang lama, hidup yang hanya mencintai dunia, terikat dengan dunia, harus kita tinggalkan, dan memulai hidup baru, dimana kita hanya mau mencari apa yang menjadi kehendak Tuhan, dan hidup melakukan semua kehendak-Nya. Kiranya kebenaran ini mengubah kita semua untuk mau memiliki pribadi yang sama seperti Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin.

Baca Juga : Melakukan Perintah Tuhan Dengan Benar

Artikel by Pdt.Franky Tutuhatunewa | Copyright © 2016 – Original Content | Renunganhariini.com

tags: ,

Related For MENJADI PRIBADI YANG SAMA SEPERTI KRISTUS